KENDARI, SULTRACK.COM – Potensi Kekayaan alam Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), tak diragukan lagi. Terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan yang cukup luas. Kekayaannya mengandung berbagai hasil tambang yaitu aspal dan nikel, maupun sejumlah bahan galian lainnya, Rabu (5/6/2024).
Selain hal tersebut, Sulawesi Tenggara juga memiliki potensi lahan pertanian cukup potensial untuk dikembangkan. Selain itu, terdapat pula berbagai hasil hutan berupa rotan, damar, serta berbagai hasil hutan lainnya.
Sulawesi Tenggara, awalnya merupakan nama salah satu Kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan Tenggara (Sulselra). Kemudian Sultra ditetapkan sebagai Daerah Otonom berdasarkan Perpu No. 2 Tahun 1964 Juncto UU No.13 Tahun 1964.

Luas Wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara adalah 153.019 Km, meliputi luas daratan 38.140 Km2 dan luas laut 114.879 Km2. Panjang garis pantai 1.740 Km2.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Parinringi mengungkapkan, bahwa Bumi Anoa memiliki pulau sebanyak 651 buah, 361 pulau diantaranya telah memiliki nama, 290 pulau belum memiliki nama dan hanya 86 pulau yang berpenghuni, 39 persen penduduk Sultra bermukim di kepulauan.
Secara administrasi, Pemerintahan Provinsi Sulawesi Tenggara dibentuk pada tanggal 27 April 1964 berdasarkan Peraturan Perundang-undangan Nomor 2 Tahun 1964 junto Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1964 dengan cakupan wilayah administrasi yang meliputi 4 (empat) Kabupaten, yakni Kabupaten Kendari, Kabupaten Kolaka, Kabupaten Buton dan Kabupaten Muna.
Seiring dengan perkembangan wilayah administrasi maka pada Tahun 2019, wilayah administrasi Provinsi Sulawesi Tenggara terdiri dari 15 wilayah Kabupaten dan 2 Kota, berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan, luas daratan masing-masing Kabupaten/Kota, yaitu :
1. Kabupaten Buton (1.212,99 Km2 )
2. Kabupaten Muna (1.922,16 Km2)
3. Kabupaten Konawe (4.435,28 Km2)
4. Kabupaten Kolaka (3.283,59 Km2)
5. Kabupaten Konawe Selatan (5.779,47 Km2)
6. Kabupaten Bombana (3.001 Km 2)
7. Kabupaten Wakatobi (559,54 Km2)
8. Kabupaten Kolaka Utara (3.391,67 Km2)
9. Kabupaten Buton Utara (1.864,91 Km2)
10. Kabupaten Konawe Utara (5.101,76 Km2)
11. Kabupaten Kolaka Timur (3.634,74 Km2)
12. Kabupaten Konawe Kepulauan (867,58 Km2)
13. Kabupaten Muna Barat (1.022,89 Km2)
14. Kabupaten Buton Tengah (958,31 Km2)
15. Kabupaten Buton Selatan (509,92 Km2)
16. Kota Kendari (300,89 Km2)
17. Kota Baubau (221 Km2)
Wilayah Sulawesi Tenggara, pada umumnya memiliki permukaan yang bergunung, bergelombang, dan berbukit. Sedangkan permukaan tanah pegunungan yang relatif rendah yakni sekitar 1.868.860 hektar, sebagian besar berada pada ketinggian 100-500 meter di atas permukaan laut dengan tingkat kemiringan mencapai 40 derajat, serta terdapat kawasan pesisir dan laut yang diperkirakan mencapai 110.000 Km2.
Editor: Redaksi