KENDARI, SULTRACK.COM – Lebih dari 2.000 warga Kota Kendari menghadiri kegiatan buka puasa bersama dalam Program Iftar Ramadhan Raja Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, yang digelar di Masjid Al Alam, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Yayasan Sahabat Mu’adz Indonesia bekerja sama dengan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemerintah Kota Kendari.
Program yang telah memasuki tahun keempat tersebut merupakan bagian dari inisiatif Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta dalam mendistribusikan paket iftar dan kurma kepada umat Islam di berbagai daerah Indonesia.
Direktur Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, Syekh Al Barroq Abdullah Al Ameer, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi simbol kuat Ukhuwah Islamiyah antara Kerajaan Arab Saudi dan umat Islam di Indonesia.
“Program ini bukan sekadar berbagi makanan berbuka, tetapi pertemuan hati dalam cinta dan kepedulian. Ini adalah bukti bahwa persaudaraan Islam tidak dibatasi jarak dan perbedaan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga mendoakan agar Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman senantiasa diberi keberkahan dalam memimpin serta terus menghadirkan manfaat bagi umat Islam di seluruh dunia.
Sebelum berbuka puasa, jamaah mendapatkan tausiah dari Imam dan Da’i resmi Kementerian Urusan Keislaman Arab Saudi di Riyadh, Syekh Dr. Fahad Asy Syammari. Dalam ceramahnya yang diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, ia mengajak umat Islam memaksimalkan Ramadhan dengan memperbanyak tilawah Al-Qur’an dan menjaga shalat malam, termasuk Tarawih dan Qiyamul Lail.
“Siapa yang membaca Al-Qur’an, walau terbata-bata, tetap mendapatkan dua pahala. Dan siapa yang shalat bersama imam hingga selesai, maka dicatat baginya pahala seperti shalat semalam suntuk,” pesannya.
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kerajaan Arab Saudi kepada masyarakat Kendari. Ia menilai kegiatan tersebut mempererat hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Arab Saudi, khususnya dalam bidang keagamaan dan sosial.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota juga menerima cendera mata berupa Alquran bertuliskan tinta emas yang diserahkan langsung oleh Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta. Penyerahan tersebut menjadi simbol persahabatan dan kerja sama yang terus terjalin antara kedua pihak.
Ketua Yayasan Sahabat Mu’adz Indonesia, Zenzen Zainal Mursalin, menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh pihak sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Program Buka Puasa Raja Salman ini adalah wujud nyata kolaborasi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat. Kami berharap sinergi ini terus terjaga dalam pembinaan umat dan penguatan nilai-nilai keislaman di Kota Kendari,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan hingga waktu berbuka tiba. Ribuan jamaah duduk bersama tanpa sekat, menikmati hidangan iftar yang disiapkan panitia. Momentum Ramadhan pun kembali menjadi ruang mempererat silaturahmi serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Kendari.
Editor: Redaksi

































