SULTRACK.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand , SP.,MH secara resmi membuka kegiatan pelatihan lapangan Ground Check Penerima Bantuan Iuran (PBI) Tahap II, sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas data sosial masyarakat dan validasi penerima bantuan jaminan kesehatan, Selasa Aula Inowa (31/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial,Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Konawe, perangkat Dinas terkait, serta petugas lapangan yang akan melakukan verifikasi langsung terhadap data masyarakat penerima bantuan.
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa akurasi data merupakan fondasi utama dalam penyusunan kebijakan pemerintah daerah, khususnya pada sektor pelayanan sosial dan kesehatan.
Sekda Konawe menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik, jajaran dinas terkait, serta tim lapangan yang akan melaksanakan kegiatan ground check peningkatan kualitas Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), khususnya untuk verifikasi data penerima bantuan iuran (PBI) nonaktif.
Menurutnya, data yang akurat sangat penting karena menjadi dasar utama pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan. Hal tersebut sejalan dengan tujuan utama pembangunan daerah, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperbaiki kualitas pelayanan publik, dan memperkuat daya saing daerah.
Sekda juga menekankan pentingnya koordinasi yang semakin intens antara pemerintah daerah dan Badan Pusat Statistik agar kualitas data sosial ekonomi semakin baik ke depan. Data yang valid, lanjutnya, akan memastikan program jaminan sosial, terutama layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan, dapat tepat sasaran dan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa perbaikan data ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan pemerintah bersama DPR dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat, melakukan pengecekan desil berdasarkan data terbaru, serta membangun tata kelola jaminan kesehatan yang terintegrasi menuju satu data tunggal nasional.
Di akhir sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa iuran BPJS merupakan bentuk tanggung jawab bersama dan solidaritas sosial, karena prinsip jaminan kesehatan adalah saling membantu antarwarga sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.
Melalui pelatihan ini, para petugas lapangan diharapkan mampu menjalankan proses verifikasi secara objektif, teliti, dan sesuai kondisi riil masyarakat, sehingga hasil pendataan benar-benar dapat menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran.
Jika data yang diperoleh akurat, maka program perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah akan semakin efektif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe.
Reporter: Adi













