• Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami
Kamis, Maret 19 2026
Sultrack.com
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Wali Kota Kendari saat menyalurkan bantuan pangan

    Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Pangan di Bungkutoko Untuk 27 Ribu Lebih KK

    Wali Kota Kendari bersama Forkopimda melakukan pemantauan di sejumlah pos pelayanan dan pengamanan lebaran

    Pemkot Kendari dan Forkopimda Pantau Langsung Pos Pengamanan Lebaran

    Kuasa hukum pekerja dilarang masuk saat mediasi PT TAS di ruang Sekda Kota Kendari

    Mediasi PT TAS Ricuh, Kuasa Hukum Pekerja Dilarang Masuk Ruang Rapat

    Pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan Forum Anak Kabupaten Konawe

    DP3A Konawe Gandeng Forum Anak dan IPM, Bangun Karakter Remaja Lewat Kegiatan Religi

    Bupati Konawe saat Kunker ke Kemendagri

    Bupati Konawe Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Tata Kelola dan Sinkronisasi Program Desa

    RDP DPRD Sultra terkait hauling PT ST Nikel

    DPRD Sultra Soroti Hauling PT ST Nikel, Wacanakan Pansus Telusuri Pelanggaran

    KAI Sultra saat berbagi sembako kepada salah seorang warga Kendari

    KAI Sultra Bagikan Ratusan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu di Kendari

    Bupati Konut, Ikbar bersama Wamen Transmigrasi

    Bupati Konut Paparkan Potensi Transmigrasi Hingga 19 Ribu Hektare di Hadapan Wamen

    Wabup Konut, Abuhaera saat memantau pasar murah

    Jelang Idul Fitri, Pemda Konut Gelar Pasar Murah Bersubsidi Hingga 40 Persen

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Wali Kota Kendari saat menyalurkan bantuan pangan

    Pemkot Kendari Salurkan Bantuan Pangan di Bungkutoko Untuk 27 Ribu Lebih KK

    Wali Kota Kendari bersama Forkopimda melakukan pemantauan di sejumlah pos pelayanan dan pengamanan lebaran

    Pemkot Kendari dan Forkopimda Pantau Langsung Pos Pengamanan Lebaran

    Kuasa hukum pekerja dilarang masuk saat mediasi PT TAS di ruang Sekda Kota Kendari

    Mediasi PT TAS Ricuh, Kuasa Hukum Pekerja Dilarang Masuk Ruang Rapat

    Pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan Forum Anak Kabupaten Konawe

    DP3A Konawe Gandeng Forum Anak dan IPM, Bangun Karakter Remaja Lewat Kegiatan Religi

    Bupati Konawe saat Kunker ke Kemendagri

    Bupati Konawe Konsultasi ke Kemendagri, Perkuat Tata Kelola dan Sinkronisasi Program Desa

    RDP DPRD Sultra terkait hauling PT ST Nikel

    DPRD Sultra Soroti Hauling PT ST Nikel, Wacanakan Pansus Telusuri Pelanggaran

    KAI Sultra saat berbagi sembako kepada salah seorang warga Kendari

    KAI Sultra Bagikan Ratusan Sembako Untuk Warga Kurang Mampu di Kendari

    Bupati Konut, Ikbar bersama Wamen Transmigrasi

    Bupati Konut Paparkan Potensi Transmigrasi Hingga 19 Ribu Hektare di Hadapan Wamen

    Wabup Konut, Abuhaera saat memantau pasar murah

    Jelang Idul Fitri, Pemda Konut Gelar Pasar Murah Bersubsidi Hingga 40 Persen

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Sultrack.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
Home Advetorial

Kain Tenun Masalili Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Muna

Sultrack News by Sultrack News
3 Juni 2024
0 0
A A
0
Proses pembuatan kain tenun Masalili di Kabupaten Muna

Proses pembuatan kain tenun Masalili di Kabupaten Muna

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

KENDARI, SULTRACK.COM – Kain tenun asal Desa Masalili, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi salah satu produk unggulan ekonomi kreatif bagi daerah tersebut, Senin (3/6/2024).

Pemerintahh Daerah (Pemda) setempat, selalu menampilkan produk-produk kain tenun Masalili ini dalam berbagai event pameran. Bukan hanya skala lokal, tapi juga kerap ditampilkan di skala nasional.

Kain tenun karya warga di Desa tersebut cukup terkenal dan mempunyai motif yang khas. Kain tenun ini merupakan salah satu warisan budaya masyarakat setempat, yang terus dilestarikan kaum perempuan di wilayah itu.

Salah satu motif yang dilestarikan pengrajin kain tenun di sana ialah motif Kentanedole. Kain tenun ini memiliki motif yang khas dengan warna yang cerah. Kecerahan warna tersebut berasal dari pewarna alami. Pengrajin masih terus mempertahankan corak itu demi memberikan kualitas yang terbaik.

Kain Tenun Masalili Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Kabupaten Muna
Presiden Jokowi saat mengenakan kain tenun Masalili

Pengrajin tenun Masalili, Muna  para pengrajin tentunya tetap mempertahankan penggunaan warna alami dalam setiap hasil pintalan tenunan.

Salah seorang perajin tenun asal Desa Masalili, Sitti Erni menerangkan, di kampungnya itu terkenal dengan tenun menggunakan pewarna alami.

“Kita menggunakan warna alami, pengerjaannya juga serba hati-hati. Sehingga kualitasnya juga tidak main-main,” tuturnya.

Ia menjelaskan, proses pembuatan selembar kain tenun bisa memakan waktu yang cukup lama. Dimulai dari persiapan awal atau desain, pemilihan warna yang cocok dan motif. Proses penenunan bisa sebulan penuh, tergantung tingkat kesulitan masing-masing.

“Biasanya selembar kain tenun dikerjakan selama 1 bulan penuh,” ungkapnya.

Tenun Masalili sendiri merupakan sentra kain tenun di Muna. Menjadi pusat perajin tenun itu, membuat tidak sedikit masyarakat menggantungkan mata pencahariannya pada kerajinan tersebut.

“Mayoritas warga perempuan di Desa Masalili ini mengambil peran sebagai perajin penenun,” imbuhnya.

Melalui rumah-rumah warga setempat kain tenun produksi Muna tidak lagi terpaku pada proses pembuatan kain tenun semata, tapi sudah dikembangkan menjadi berbagai produk jadi industri kreatif seperti sarung, tas, baju hingga aneka souvenir lainnya.

Kain tenun Masalili juga menjadi salah satu produk unggulan ekonomi kreatif bagi daerah tersebut. Sehingga, pemerintah daerah setempat, selalu menampilkan produk-produk kain tenun ini dalam berbagai event pameran. Bukan hanya skala lokal, tapi juga kerap ditampilkan di skala nasional.

Karena motif dan pengerjaannya dilakukan secara profesional, maka tidak salah kain tenun Masalili dibanderol dengan harga yang sesuai kualitas.

“Ada harga di atas Rp 2 juta-an, sesuai dengan kualitasnya, motif atau corak, serta bahannya,” tandasnya.

Kain Masalili ini pernah dibuatkan khusus untuk Presiden Jokowi dan rombongan VVIP dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN) dengan menggunakan teknik Tenun Sobi khas Masalili. Kainnya menggunakan motif Robu atau bambu muda dengan hiasan bintang.

Motif yang tersemat dalam kain tenun yang dikenakan Presiden Jokowi memiliki makna mendalam untuk warga Kabupaten Muna, khususnya Desa Masalili, asal tenun itu. Ia mengungkapkan Robu atau bambu muda merupakan makanan tradisional masyarakat Muna. Robu merupakan makanan tradisional kami di Muna, biasa dibuat sayur bambu muda.

Saat itu, untuk dipakai rombongan Jokowi ada 250 kain yang dipesan Dekranasda Sultra. Namun, benang tenun warna yang diinginkan hanya cukup untuk 25 kain saja.

Proses pembuatan 25 kain tenun Masalili itu, Erni dan kelompok tenunnya membutuhkan waktu 10 hari. Setiap kain yang dikirim ke Jakarta berukuran 3,5 meter x 60 sentimeter dengan harga per kainnya Rp 600 ribu.

Editor: Redaksi

Tags: ekonomiKabupatenKain TenunMasaliliMasyarakatMunaSultraTingkatkan
ShareTweetSend
Previous Post

Berikut 20 Program Kerja Proritas AJP Jika Terpilih Wali Kota Kendari

Next Post

BKPSDM Konsel Studi Banding Terkait Kinerja Majelis Kode Etik ASN di Jabar

Berita Terkait

Bupati Konawe, Yusran Akbar S.T memberikan ucapan ulang tahun kepada Gubernur Sultra

Bupati Konawe Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 Untuk Gubernur Sultra

11 Maret 2026
Anggota DPRD Konsel, Beangga Harianto saat memberikan sambutan di Musrenbang Kecamatan Kolono Timur sekaligus meminta Bupati Konsel agar mengevaluasi Kepala OPD yang absen

Musrenbang Kolono Timur Disorot, DPRD Minta Bupati Konsel Ganti Kepala OPD Yang Absen

24 Februari 2026
Ketua DPRD Konsel, Hamrin saat memimpin Musrenbang Kolono Ia meminta seluruh kepala desa dan kepala sekolah untuk secara terbuka menyampaikan usulan prioritas pembangunan di wilayah masing-masing

Ketua DPRD Konsel Pimpin Musrenbang Kolono, Usulan Disampaikan Terbuka dan Terarah

24 Februari 2026

Lingkungan Laut dan Infrastruktur Jadi Sorotan Musrenbang Kolono Timur 2026

Ketua DPRD Konsel Apresiasi Polres Atas Pelaksanaan Apel Siaga Kamtibmas

Lantik Pejabat di TPA, Bupati Konawe Beri Pesan Kuat Soal Kebersihan Lingkungan

Next Post
BKPSDM Konsel saat Studi Banding di Pemkot Bandung

BKPSDM Konsel Studi Banding Terkait Kinerja Majelis Kode Etik ASN di Jabar

Anton Timbang saat didaulat menjadi anggota Dewan Kehormatan IARMI Sultra

Anton Timbang Didaulat Jadi Anggota Dewan Kehormatan IARMI Sultra

Pembentukan satuan tugas percepatan investasi

Percepatan Investasi di Sulawesi Tenggara, Pemerintah Bentuk Satuan Tugas

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Tenggara, Parinringi

Terdiri Dari Daratan dan Kepulauan, Kekayaan Alam Sulawesi Tenggara Melimpah

Leave Comment
Sultrack.com

Ikuti berita terbaru dari berbagai
sudut pandang yang menarik.
Update Beritamu Disini!

Hubungi Kami » 0823-4458-2658

Advertorial

Bupati Konawe Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 Untuk Gubernur Sultra

Musrenbang Kolono Timur Disorot, DPRD Minta Bupati Konsel Ganti Kepala OPD Yang Absen

Ketua DPRD Konsel Pimpin Musrenbang Kolono, Usulan Disampaikan Terbuka dan Terarah

Berita Nasional

Diduga pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus

Ketua Umum JMSI Minta Polri Usut Dalang Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus

14 Maret 2026

FWK: HPN 9 Februari Bukan Sekadar Tanggal Organisasi, Harus Dipertahankan

3 Februari 2026

Trending

#Sultra, #Headline, #KotaKendari, #PolrestaKendari, #KKP_Kendari, #PoldaSultra, #KonaweUtara, #Kolaka.

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤