KENDARI, SULTRACK.COM– Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan ekonomi kreatif.
Hal ini tampak saat Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., mendampingi kunjungan kerja Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 25 Kendari, Rabu (27/8/2025).
Kunjungan tersebut menjadi momen penting karena langsung menyoroti potensi dan kreativitas anak-anak muda Kendari dalam bidang ekonomi kreatif. Menurut Menkraf, keberadaan Sekolah Rakyat memiliki peran besar dalam menyiapkan generasi muda menghadapi perubahan zaman, khususnya perkembangan ekonomi kreatif berbasis digital.

“Kami ingin program ini mempersiapkan anak-anak, terutama yang sudah SMA, agar memiliki keterampilan di era digital. Baik itu sebagai afiliator, content creator, desainer fashion, pelaku industri kecantikan, maupun subsektor lainnya,” ungkap Teuku Riefky Harsya.
Lebih jauh, ia menegaskan pemerintah pusat akan memperkuat sinergi dengan Kementerian Sosial, Kementerian Koperasi, serta pemerintah daerah untuk mendukung keberlanjutan Sekolah Rakyat, termasuk di Kendari. Program ini, katanya, akan menjadi bagian dari strategi besar menuju Visi Indonesia Emas 2045.
“Sekolah Rakyat dan ekonomi kreatif digital harus kita dorong bersama. Harapannya, anak-anak kita lebih siap menghadapi masa depan sekaligus mampu memberikan kontribusi nyata untuk pembangunan bangsa,” tambahnya.

Dukungan Penuh Pemkot Kendari
Di hadapan Menkraf, Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap program Sekolah Rakyat. Ia menilai, selain mampu mendorong kreativitas generasi muda, program ini juga akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Kendari.
“Kehadiran Bapak Menteri tentu menjadi motivasi besar bagi kami. Program ini bukan hanya meningkatkan kualitas pendidikan, tetapi juga dapat menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Kendari,” ujar Wali Kota Siska.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Kendari telah menyiapkan langkah konkret sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program tersebut. Salah satunya adalah penyediaan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Kota Kendari.
“Dengan adanya sekolah ini, kami berharap anak-anak Kendari semakin punya ruang untuk belajar, berkreasi, sekaligus menyiapkan diri menghadapi dunia kerja dan wirausaha,” imbuhnya.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Daerah
Selain memperkuat sektor pendidikan, Wali Kota Kendari juga menekankan bahwa Sekolah Rakyat akan menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi kreatif lokal. Menurutnya, Kota Kendari memiliki banyak potensi di berbagai subsektor, mulai dari kuliner, fashion, kriya, hingga digital content.
“Bila generasi muda kita dibekali keterampilan digital dan jiwa kreatif sejak dini, maka mereka akan menjadi pelaku usaha yang mandiri, inovatif, dan mampu membuka lapangan kerja baru. Inilah yang akan mendorong ekonomi Kota Kendari semakin maju,” kata Siska.
Ia berharap, melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, Kendari dapat menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.
Komitmen Jangka Panjang
Pemerintah Kota Kendari menegaskan tidak hanya berhenti pada tahap penyediaan lahan, tetapi juga akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan program. Dukungan dari kementerian, lembaga, dunia usaha, serta komunitas kreatif diyakini akan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kendari.
Wali Kota Siska menutup sambutannya dengan optimisme bahwa investasi pada sumber daya manusia melalui pendidikan kreatif adalah kunci menuju kemajuan kota.
“Anak-anak kita adalah masa depan Kendari. Dengan bekal pengetahuan, keterampilan, dan kreativitas, mereka akan membawa kota ini semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.***