KENDARI, SULTRACK.COM – Kota Kendari kembali mencatat sejarah penting sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional. Jumat (29/8/2025), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) Tahun 2025 yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi momentum strategis, tidak hanya bagi Pemerintah Provinsi Sultra, tetapi juga bagi Kota Kendari sebagai ibu kota provinsi.
Dalam sambutannya, Mendagri secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, serta Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., yang memberikan dukungan penuh sehingga Rakornas dapat terselenggara dengan sukses.

“Terima kasih Pak Gubernur sudah bersedia menjadi tuan rumah Rakornas kali ini, dan juga Bu Wali Kota Kendari, Bu Siska, yang mendukung penuh Pak Gubernur,” ujar Mendagri.
Dampak Positif Bagi Ekonomi Kendari
Rakornas PHD ke-IV ini terbukti membawa dampak nyata bagi perekonomian lokal. Dari perkiraan awal 3.000 peserta, jumlah kehadiran membludak hingga sekitar 4.100 orang. Kondisi tersebut membuat hampir seluruh hotel di Kota Kendari penuh, restoran ramai dipadati tamu, hingga maskapai penerbangan menambah jadwal untuk mengakomodasi lonjakan penumpang.
Mendagri menilai, tingginya kunjungan ini menjadi bukti bahwa kegiatan nasional dapat menggerakkan roda ekonomi daerah, mulai dari sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM lokal. Kota Kendari berhasil menunjukkan kemampuannya sebagai kota penyelenggara kegiatan skala besar dengan dukungan fasilitas dan pelayanan masyarakat yang memadai.

Momentum Strategis Bagi Kota Kendari
Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., menyambut baik keberhasilan penyelenggaraan Rakornas ini. Menurutnya, kegiatan berskala nasional bukan hanya sekadar agenda pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk memperkenalkan potensi Kota Kendari kepada tamu dari berbagai penjuru Tanah Air.
“Kita harus memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Banyak manfaat yang bisa dipetik, mulai dari peningkatan PAD, promosi potensi daerah, hingga peluang investasi. Karena itu, kita wajib menjaga kebersihan, kenyamanan, dan citra kota agar tamu yang datang mendapat kesan baik,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Kendari akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sultra untuk menghadirkan berbagai event berskala nasional maupun internasional. Hal ini sejalan dengan visi besar menjadikan Kendari sebagai kota jasa, perdagangan, dan pusat pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.
Pesan Mendagri Untuk Kepala Daerah

Selain memberikan apresiasi, Mendagri Tito Karnavian juga menyampaikan pesan penting kepada seluruh kepala daerah. Ia menekankan agar setiap produk hukum daerah tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial-ekonomi masyarakat. Menurutnya, aturan yang lahir di daerah harus mendukung kemudahan berusaha, iklim investasi, serta tidak menimbulkan gejolak sosial.
Mendagri juga mengingatkan tentang tantangan ke depan, terutama terkait rencana pemerintah pusat yang akan memangkas dana transfer ke daerah. Kondisi ini menuntut pemerintah daerah lebih kreatif dalam menggali sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Untuk menghadapi ini, kepala daerah harus kreatif menciptakan PAD. Hidupkan sektor swasta, dorong inovasi, karena selain mendukung pertumbuhan ekonomi juga membuka lapangan kerja baru,” tegas Tito.
Kendari Siap Jadi Kota Tuan Rumah
Kesuksesan Rakornas PHD 2025 semakin memperkuat posisi Kendari sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala besar. Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik, keramahtamahan masyarakat, serta komitmen pemerintah daerah, Kota Kendari diharapkan mampu menjadi magnet baru bagi investasi dan pariwisata.
Wali Kota Siska Karina Imran menutup dengan optimisme bahwa penyelenggaraan Rakornas ini hanyalah awal dari rangkaian keberhasilan lain yang akan datang. “InsyaAllah, kita akan terus berbenah. Kendari siap membuka diri untuk kerja sama, investasi, dan event-event besar lainnya. Semua ini demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kita,” pungkasnya.
Dengan keberhasilan ini, Kota Kendari bukan hanya menjadi saksi pelaksanaan Rakornas, tetapi juga memperoleh manfaat langsung berupa peningkatan perputaran ekonomi, promosi daerah, serta penguatan citra sebagai kota yang layak dan siap menyelenggarakan kegiatan berskala nasional.***