KONSEL, SULTRACK.COM – Musyawarah Kabupaten (Muskab) IV Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Konawe Selatan resmi digelar dan menetapkan H. Amiruddin sebagai Ketua Kadin Konawe Selatan periode 2026–2031, Rabu (21/1/2026). Muskab ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Muskab IV Kadin Konsel yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Konawe Selatan tersebut dihadiri Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, unsur Forkopimda, pengurus Kadin Sulawesi Tenggara, pelaku UMKM, serta sejumlah pengusaha lokal. Kegiatan ini juga menjadi ruang konsolidasi dunia usaha di tengah tantangan efisiensi fiskal nasional.
Ketua DPRD Kabupaten Konawe Selatan, Hamrin, S.Kom., M.AP., yang turut hadir dalam pembukaan Muskab, berharap kepengurusan Kadin Konsel yang baru mampu membangun sinergitas yang lebih luas, tidak hanya dengan pemerintah daerah, tetapi juga dalam menghimpun para pengusaha dan pelaku usaha lokal.

“Tujuannya satu, bagaimana Kadin bisa memudahkan dan membantu pemberdayaan pengusaha lokal serta pelaku usaha agar melahirkan kesejahteraan masyarakat menuju Konawe Selatan yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SETARA),” ujar Hamrin kepada media.
Ia menilai, selama ini peran Kadin di Konawe Selatan belum terlalu terasa gaungnya di tengah masyarakat. Namun pelaksanaan Muskab dengan dukungan penuh pemerintah daerah menunjukkan bahwa komunikasi dan kolaborasi antara Kadin dan Pemda kini mulai terbangun dengan baik.
“Pak Bupati juga menyampaikan bahwa saat ini daerah berada dalam situasi efisiensi akibat kebijakan fiskal pemerintah pusat. Karena itu, peran Kadin sangat dibutuhkan untuk mendorong pengusaha dan pelaku usaha agar tetap bergairah menumbuhkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Mewakili Ketua Umum Kadin Sultra Anton Timbang, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi Kadin Sultra, M. Syawal Rigai, menegaskan bahwa Kadin harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengeksekusi peluang ekonomi, termasuk mendatangkan investasi dan meningkatkan daya saing daerah.
“Konawe Selatan memiliki potensi besar, baik di sektor pertanian, perkebunan, hingga pertambangan. Kadin Konsel harus menjadi lokomotif ekonomi daerah dengan kepengurusan yang solid dan program kerja yang terarah,” katanya.
Sementara itu, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo dalam sambutannya menekankan pentingnya kemandirian ekonomi daerah di tengah keterbatasan anggaran. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci agar roda perekonomian tetap bergerak.

“Pengurangan dana transfer pusat harus kita sikapi dengan inovasi dan kreativitas. UMKM harus menjadi bantalan ekonomi, nilai tambah produk lokal harus ditingkatkan, dan sentra-sentra ekonomi baru perlu dikembangkan bersama swasta,” tegasnya.
Ketua Panitia Muskab IV Kadin Konsel, Andi Samsul Alam, menyampaikan bahwa Muskab bukan sekadar agenda organisasi, tetapi menjadi ruang evaluasi dan akselerasi untuk melahirkan kepemimpinan Kadin yang visioner dan responsif terhadap kebutuhan pelaku usaha.
Dengan terpilihnya H. Amiruddin sebagai Ketua Kadin Konawe Selatan, diharapkan Kadin mampu memainkan peran strategis sebagai jembatan antara dunia usaha dan pemerintah daerah, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi inklusif demi terwujudnya Konawe Selatan yang SETARA. ADV





































