KENDARI, SULTRACK.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM, memimpin Apel Gelar Pasukan awal tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Balai Kota Kendari, Kamis (8/1/2026).
Apel ini diikuti oleh seluruh personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan apel perdana gabungan empat satuan, sebagai garda terdepan Pemkot Kendari. Apel ini, menurutnya, menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi, kedisiplinan, serta pemahaman Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing satuan di awal tahun 2026.
“Hari ini saya bersama Pak Wakil Wali Kota dan Pak Sekda ingin memberikan pengarahan terkait program-program, serta penguatan Tupoksi bapak dan ibu sekalian sebagai garda terdepan pemerintah daerah,” ujar Wali Kota.
Secara khusus, Wali Kota menekankan peran strategis Satpol PP dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) dan peraturan kepala daerah. Ia meminta seluruh personel Satpol PP memahami tanggung jawabnya, mulai dari penertiban pedagang yang melanggar aturan, bangunan liar yang tidak sesuai tata ruang, hingga menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan perkantoran.
Wali Kota juga menyoroti pentingnya kedisiplinan personel. Ia mengingatkan agar anggota Satpol PP selalu sigap, berpenampilan rapi, dan menjaga wibawa sebagai aparat penegak Perda. Selain itu, pengawasan di area front office perkantoran harus ditingkatkan agar tercipta lingkungan kerja yang tertib dan aman.
“Jangan sampai saat ada aksi atau kejadian penting, petugas tidak berada di pos. Dari ratusan personel yang kita miliki, semua harus jelas tugas dan keberadaannya,” tegasnya.
Untuk Dinas Pemadam Kebakaran, Wali Kota menilai kinerja yang ada sudah cukup baik, namun tetap meminta peningkatan koordinasi teknis serta kesiapsiagaan di bawah arahan kepala dinas dan sekretaris dinas masing-masing.
Sementara itu, untuk Kepada Dinas Perhubungan, Wali Kota menekankan fungsi pengaturan transportasi darat di wilayah Kota Kendari. Penertiban kendaraan, terminal, serta aset-aset perhubungan milik pemerintah kota diminta dilakukan secara tegas namun tetap humanis. Ia juga menekankan pentingnya penataan terminal dan pelabuhan yang menjadi aset Pemkot agar dapat mendukung Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta tidak merusak wajah kota.
“Tegas itu perlu, tetapi tetap humanis. Jangan bicara kasar kepada masyarakat. Pelayanan yang baik harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Wali Kota juga memberikan perhatian khusus kepada BPBD. Menghadapi perubahan iklim dan potensi cuaca ekstrem yang biasanya terjadi pada periode November hingga Maret, BPBD diminta untuk selalu siaga dan proaktif.
“Jangan menunggu bencana datang baru turun ke lapangan. Lakukan pemetaan wilayah rawan longsor dan banjir, berikan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat,” kata Wali Kota.
Menutup arahannya, Wali Kota Kendari meminta seluruh kepala dinas setelah apel untuk kembali ke satuan masing-masing dan memberikan pengarahan lanjutan kepada seluruh anggota. Ia berharap empat satuan ini semakin solid, disiplin, dan mampu menjalankan seluruh program Pemkot Kendari tahun 2026 dengan baik.
“Mari kita jaga kekompakan, disiplin, dan marwah Kota Kendari. Semoga seluruh program tahun 2026 dapat kita jalankan sesuai harapan bersama dan kita semua senantiasa mendapat perlindungan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya.
Editor: Redaksi

































