KONSEL, SULTRACK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), menggelar kegiatan peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Al-Imran, Andoolo, Selasa (20/1/2026).
Kegiatan keagamaan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo, Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama, Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua BKMT, Nurlita Jaya, Ketua DPRD Konsel Hamrin, Sekretaris Daerah Konsel H. Ichsan Porosi, ST., MT, Wakil Ketua BKMT, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengusung tema “Melalui Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H Kita Implementasikan Nilai-Nilai Shalat Untuk Membentuk Karakter Disiplin Menuju Konawe Selatan SETARA.”
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menekankan pentingnya menegakkan dan menjaga ibadah shalat, khususnya bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Daerah Konawe Selatan.
“Saya mengajak seluruh ASN lingkup Pemerintah Daerah Konawe Selatan untuk menegakkan dan menjaga ibadah shalat. Karena shalat bukan hanya mencegah perbuatan keji dan mungkar, tetapi juga mampu membentuk kedisiplinan dalam kehidupan, termasuk dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat,” ujar Irham Kalenggo.
Lebih lanjut, Bupati Irham menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj tidak hanya dimaknai sebagai perjalanan ritual semata, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang sarat dengan nilai keilmuan dan keimanan.
“Isra Mi’raj adalah perjalanan spiritual yang harus membuka wawasan keilmuan sekaligus memperkokoh keimanan dan keislaman kita.
Nilai-nilai shalat yang diajarkan Rasulullah SAW harus kita implementasikan dalam kehidupan sehari-hari dan dalam tata kelola pemerintahan,” tambahnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Punardin, S.Ag menjelaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj mengandung berbagai dimensi penting yang relevan dengan kehidupan umat Islam saat ini.
“Dalam peristiwa Isra Mi’raj terdapat dimensi spiritual, yaitu hubungan manusia dengan Allah SWT yang menentukan kualitas keimanan. Selain itu, ada dimensi religius sosial, yakni hubungan antar sesama manusia, serta dimensi kepemimpinan yang mengajarkan tanggung jawab, amanah, dan keteladanan,” jelas Ustadz Punardin.
Ia menambahkan bahwa shalat merupakan fondasi utama dalam membangun karakter pribadi, sosial, dan kepemimpinan yang berakhlak.
Kegiatan peringatan Isra Mi’raj ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan, dan ditutup dengan pembacaan doa bersama. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan sebagai bentuk refleksi spiritual bagi seluruh peserta yang hadir.
Pemkab Konsel berharap melalui peringatan Isra Mi’raj ini, nilai-nilai shalat dapat semakin terinternalisasi dalam kehidupan ASN dan masyarakat, guna mewujudkan Konawe Selatan yang berkarakter, disiplin, dan berdaya saing menuju daerah yang SETARA.
Editor: Redaksi
































