KONSEL, SULTRACK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) mulai melaksanakan perekaman wajah sebagai tahap awal penerapan sistem presensi pegawai berbasis Face Recognition. Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan disiplin serta optimalisasi sistem kehadiran aparatur sipil negara berbasis teknologi informasi.
Perekaman wajah tersebut diwajibkan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, baik PNS, PPPK, maupun PPPK PW. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 21 hingga 26 Januari 2026.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konsel, Pujiono, SH., MH., menjelaskan bahwa penerapan sistem presensi berbasis Face Recognition merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kedisiplinan kepegawaian, Rabu (21/1/2026).
“Sistem presensi berbasis Face Recognition ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin aparatur secara objektif dan akurat. Kehadiran pegawai akan tercatat secara real time sehingga meminimalisir potensi kecurangan serta mendorong budaya kerja yang lebih bertanggung jawab,” ujar Pujiono.
Sementara itu, perekaman wajah dilaksanakan oleh tim gabungan BKPSDM Kabupaten Konawe Selatan bersama Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Konawe Selatan untuk memastikan kesiapan teknis sistem yang akan digunakan.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Konsel, Drs. Annas Mas’ud, M.Si., menyampaikan bahwa secara teknis sistem presensi Face Recognition telah disiapkan dengan standar keamanan dan akurasi yang memadai.
“Perekaman wajah ini menjadi basis data utama sistem presensi digital. Kami memastikan proses perekaman dilakukan sesuai standar teknologi pengenalan wajah, aman dari penyalahgunaan data, serta terintegrasi dengan sistem informasi kepegawaian yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan,” jelas Annas Mas’ud.
Melalui penerapan presensi berbasis Face Recognition ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan berharap dapat menghadirkan sistem kehadiran pegawai yang lebih modern, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung peningkatan kinerja aparatur secara menyeluruh.
Editor: Redaksi
































