SULTRACK.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menegaskan komitmennya, menjadikan ajang UCLG ASPAC 2026 sebagai momentum strategis untuk mengangkat potensi daerah. Dengan melibatkan langsung masyarakat dan pelaku UMKM. Hal itu disampaikan Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., saat memimpin rapat pemantapan di Aula Samaturu, Jumat (27/3/2026).
Menurut Wali Kota, penunjukan Kota Kendari sebagai tuan rumah forum internasional tersebut merupakan peluang besar yang tidak boleh disia-siakan. Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri ratusan delegasi dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik.
“Ini kesempatan bagi kita untuk menunjukkan potensi daerah. Bukan hanya pemerintah, tetapi masyarakat juga harus terlibat dan merasakan manfaatnya,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa pelibatan UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan kegiatan. Produk-produk lokal, baik kerajinan, kuliner, maupun hasil olahan lainnya, diharapkan dapat ditampilkan dalam expo yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
“Kita ingin produk masyarakat kita tampil dan dikenal. Mulai dari kerajinan tangan, makanan khas, hingga potensi lainnya harus kita siapkan dengan baik,” katanya.
Wali Kota juga mengingatkan pentingnya kualitas dan kesiapan produk yang akan dipamerkan. Ia meminta agar seluruh produk yang ditampilkan benar-benar melalui proses seleksi dan dikemas secara menarik agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Yang kita tampilkan harus benar-benar berkualitas. Ini bukan sekadar pameran, tetapi ajang promosi ke dunia luar,” tegasnya.
Selain sektor UMKM, Pemkot Kendari juga mendorong promosi potensi daerah lainnya seperti pariwisata, perikanan, serta sumber daya alam. Ia berharap momentum ini dapat membuka peluang investasi dan memperluas akses pasar bagi produk lokal.
“Kalau kita manfaatkan dengan baik, ini bisa menjadi pintu masuk investasi dan kerja sama yang lebih luas,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan UCLG ASPAC akan berlangsung pada 6 hingga 10 Mei 2026, dengan agenda utama meliputi forum internasional, pertemuan antar pemerintah daerah, expo UMKM, hingga kegiatan budaya dan wisata.
Agenda tersebut juga akan dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kota Kendari, sehingga diharapkan mampu menghadirkan suasana meriah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada para tamu.
Wali Kota menegaskan, seluruh pihak harus bersinergi agar pelaksanaan kegiatan berjalan maksimal. Ia juga membuka ruang bagi berbagai pihak, termasuk dunia usaha, untuk berkontribusi melalui dukungan dan kolaborasi.
“Kita ingin kegiatan ini sukses dan memberikan dampak nyata. Masyarakat harus menjadi bagian dari keberhasilan ini,” ujarnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan dan keterlibatan aktif masyarakat, Pemerintah Kota Kendari optimistis UCLG ASPAC 2026 akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat citra daerah di kancah internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Editor: Redaksi















