SULTRACK.COM – Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) mengimbau pengendara sepeda motor meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan. Kondisi jalan yang basah, genangan air, hingga terbatasnya jarak pandang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, Selasa (3/11/2026).
Melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman, Asmo Sulsel mengingatkan masyarakat agar mempersiapkan kendaraan dan perlengkapan berkendara sebelum melakukan perjalanan, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu.
Safety Riding & Community Supervisor Asmo Sulsel, Habib Permadi, mengatakan berkendara saat hujan membutuhkan perhatian dan persiapan ekstra. Pengendara harus memastikan kondisi sepeda motor tetap prima serta menggunakan perlengkapan keselamatan yang sesuai.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam setiap perjalanan, termasuk ketika menghadapi perubahan kondisi cuaca.
Asmo Sulsel membagikan empat tips berkendara aman yang perlu diperhatikan pengendara sepeda motor selama musim hujan.
Pertama, memeriksa kondisi sepeda motor sebelum digunakan. Pengendara perlu memastikan tekanan dan alur ban masih layak, serta rem, lampu utama, lampu sein, dan lampu rem berfungsi dengan baik.
Kedua, mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman. Permukaan jalan yang basah dapat mengurangi daya cengkeram ban terhadap aspal. Karena itu, pengendara disarankan menghindari pengereman maupun perubahan arah secara mendadak.
Ketiga, mewaspadai genangan air dan permukaan jalan licin. Genangan yang tidak diketahui kedalamannya sebaiknya dihindari karena berisiko membuat sepeda motor kehilangan kendali. Pengendara juga perlu berhati-hati saat melintasi marka jalan, permukaan berpasir, dan penutup saluran air.
Keempat, menggunakan perlengkapan berkendara secara lengkap. Pengendara wajib mengenakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang benar, jaket, sarung tangan, celana panjang, serta sepatu yang menutupi kaki.
Penggunaan jas hujan juga perlu diperhatikan. Asmo Sulsel menyarankan jas hujan model setelan berupa jaket dan celana, serta menghindari model ponco karena bagian yang menjuntai berisiko tersangkut pada komponen sepeda motor maupun kendaraan lain.
Habib menegaskan, perlengkapan berkendara bukan sekadar pelengkap, melainkan bagian penting dalam melindungi pengendara dari risiko kecelakaan.
“Saat musim hujan, risiko di jalan bisa meningkat karena kondisi permukaan jalan dan jarak pandang yang berubah. Karena itu, penggunaan perlengkapan berkendara harus tetap diperhatikan. Helm, jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu membantu memberikan perlindungan bagi tubuh apabila terjadi benturan atau insiden. Jangan sampai karena ingin praktis, kita mengabaikan keselamatan,” ujar Habib.
Selain itu, pengendara diimbau tidak memaksakan perjalanan ketika hujan turun sangat deras atau jarak pandang terganggu. Jika kondisi tidak memungkinkan, sebaiknya menepi dan berhenti di lokasi yang aman.
Pengendara juga diminta menghindari tempat berteduh di bawah pohon, dekat papan reklame, maupun lokasi lain yang berpotensi membahayakan. Perjalanan dapat dilanjutkan setelah kondisi cuaca dan jarak pandang kembali memungkinkan.
Melalui edukasi tersebut, Asmo Sulsel mengajak seluruh pengguna sepeda motor untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Dengan memastikan kendaraan dalam kondisi baik, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, masyarakat diharapkan dapat tetap berkendara aman selama musim hujan melalui semangat #Cari_Aman.
Editor: Redaksi













