SULTRACK.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bersama Dinas Perikanan menggelar lomba Gemar Makan Ikan (Gemari) dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62, Rabu (28/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kesehatan Konsel tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pemenuhan gizi masyarakat melalui pemanfaatan pangan lokal.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Konawe Selatan itu tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga menjadi sarana edukasi tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi dan penerapan pola hidup sehat dalam keluarga.

Salah satu agenda utama adalah lomba olahan ikan yang diikuti TP-PKK dari sejumlah kecamatan di Konawe Selatan. Para peserta menunjukkan kreativitas dalam mengolah ikan menjadi berbagai hidangan yang menarik, lezat, dan bergizi.
Selain lomba olahan ikan, setiap Puskesmas turut menampilkan sajian makanan bergizi. Beragam menu tersebut menjadi media edukasi untuk memperkenalkan pentingnya pemenuhan kebutuhan nutrisi melalui makanan yang beragam dan memanfaatkan bahan pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan sekaligus Ketua TP-PKK Konsel, Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes., mengatakan, kegiatan Gemari diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya memilih dan mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan sehat bagi keluarga.

Menurutnya, ikan merupakan salah satu bahan pangan yang dapat dikembangkan menjadi berbagai menu dengan penyajian yang bervariasi. Kreativitas dalam mengolah bahan pangan tersebut diharapkan dapat mendorong keluarga untuk lebih memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi sehari-hari.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa bahan pangan lokal yang tersedia di sekitar kita, khususnya ikan, dapat diolah menjadi sajian yang menarik, lezat, dan bergizi. Kami berharap kreativitas yang ditampilkan oleh TP-PKK kecamatan dan Puskesmas dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menyiapkan makanan sehat bagi keluarga,” ujarnya.
Nurlita menegaskan, upaya pemenuhan gizi masyarakat perlu didukung dengan inovasi dalam penyediaan menu makanan. Menurutnya, bahan pangan lokal tidak hanya perlu dimanfaatkan, tetapi juga harus diolah dengan memperhatikan keseimbangan nutrisi, keamanan pangan, serta kebutuhan gizi masyarakat.

Ia juga berharap beragam menu yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut dapat menjadi referensi bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), khususnya di Konawe Selatan, dalam mengembangkan sajian makanan bergizi.
“Kami berharap sajian yang ditampilkan hari ini bisa menjadi salah satu acuan bagi SPPG di Konawe Selatan dalam mengembangkan menu makanan bergizi. Pemanfaatan bahan pangan lokal perlu terus didorong, dengan tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi, keamanan pangan, dan kebutuhan gizi penerima manfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Konawe Selatan, I Wayan Dharma, menjelaskan bahwa ikan yang digunakan dalam lomba olahan tersebut merupakan hasil tangkapan dari perairan Kecamatan Kolono Utara.
Pemanfaatan ikan hasil tangkapan nelayan lokal menjadi salah satu cara memperkenalkan potensi perikanan daerah sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan sumber pangan yang tersedia di wilayahnya.
Menurutnya, hasil perikanan lokal dapat diolah menjadi berbagai jenis hidangan sesuai kebutuhan konsumsi keluarga. Variasi pengolahan dan penyajian ikan juga menjadi bagian penting dalam memperkenalkan bahan pangan tersebut kepada masyarakat secara lebih luas.
Keterlibatan Dinas Kesehatan dan Dinas Perikanan dalam kegiatan ini memperlihatkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat. Sektor perikanan berperan menyediakan sumber pangan, sementara sektor kesehatan mendorong pemahaman masyarakat mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi.
Kolaborasi tersebut juga melibatkan TP-PKK dan Puskesmas sebagai pihak yang berinteraksi langsung dengan keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan edukatif seperti lomba olahan ikan, pesan mengenai pentingnya gizi seimbang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan HKN ke-62 menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan untuk memperkuat edukasi kesehatan sekaligus meningkatkan pemanfaatan potensi pangan lokal. Konsumsi ikan dan pengembangan variasi menu bergizi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan makan sehat di lingkungan keluarga.
Melalui kegiatan Gemari, pemerintah daerah mendorong agar pemenuhan gizi tidak hanya menjadi perhatian dalam kegiatan seremonial, tetapi juga diwujudkan melalui pilihan makanan sehari-hari, pemanfaatan hasil perikanan lokal, dan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang nutrisi.
Upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Konawe Selatan SETARA, yakni Sehat, Cerdas, dan Sejahtera, melalui penguatan kesadaran kesehatan serta pemanfaatan sumber daya pangan daerah untuk mendukung kualitas hidup masyarakat.***













