KONSEL, SULTRACK.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Daerah Pemilihan (Dapil) III, Juan Lesmana Yuda, melaksanakan kegiatan reses masa sidang II Tahun 2026 di Desa Abenggi, Kecamatan Landono, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan reses ini bertujuan untuk menjaring dan menghimpun aspirasi masyarakat sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah. Reses tersebut dihadiri Camat Landono, Kapolsek Landono, unsur Koramil, Kepala Desa Abenggi, BPD, LPM, tokoh agama, tokoh perempuan, serta masyarakat Desa Abenggi dan sekitarnya.
Reses dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Abenggi. Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan forum reses sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan usulan pembangunan yang benar-benar prioritas.

“Pertemuan ini sangat penting untuk menyampaikan kebutuhan masyarakat. Kami berharap seluruh warga dapat berpartisipasi aktif agar usulan pembangunan yang diajukan benar-benar menyentuh kepentingan bersama,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Juan Lesmana Yuda menegaskan bahwa reses merupakan salah satu kewajiban anggota DPRD untuk turun langsung ke lapangan dan bertemu dengan konstituen.
“Reses adalah jalur resmi perencanaan pembangunan, selain Musrenbang. Aspirasi yang disampaikan di sini akan kami perjuangkan, terutama usulan yang bersifat mendesak, prioritas, dan telah melalui musyawarah desa,” tegasnya.

Sejumlah aspirasi pun disampaikan masyarakat. Tokoh masyarakat Desa Abenggi, Santoso, mengusulkan pembangunan jembatan jalan usaha tani, percetakan sawah, serta pembukaan lahan kering untuk mendukung sektor pertanian.
Sementara itu, Hayati selaku kader Posyandu menyampaikan kebutuhan bantuan pembangunan kantor Posyandu beserta sarana pendukung, serta peningkatan kesejahteraan kader Posyandu.
Anggota BPD Desa Abenggi, Purnomo, mengusulkan bantuan pembangunan masjid melalui dana aspirasi serta peninjauan langsung lokasi masjid yang direncanakan.
Ketua LPM Desa Abenggi turut mengusulkan peningkatan jalan dan drainase sepanjang 1,5 kilometer, pembangunan drainase sepanjang 200 meter, serta normalisasi kali sepanjang satu kilometer.

Selain itu, Agung Hariaanto selaku Kepala Dusun Landono II mengusulkan perbaikan jembatan penghubung Landono II–Lakowaru serta peningkatan jalan antar dusun.
Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tersebut dicatat dan akan menjadi bahan tindak lanjut untuk diperjuangkan pada pembahasan program pembangunan di tingkat Kabupaten Konawe Selatan.
Reses ini diharapkan mampu menjadi jembatan antara kebutuhan masyarakat di lapangan dengan kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran. ADV





































