KONSEL, SULTRACK.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Konawe Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) I melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut bertempat di Kelurahan Tinanggea, Kecamatan Tinanggea, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan reses dibuka secara resmi oleh Lurah Tinanggea, Yuliani Rahman, S.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan reses sebagai wadah strategis bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai kebutuhan, keluhan, dan aspirasi secara langsung kepada wakil rakyat. Ia berharap aspirasi yang dihimpun dapat menjadi bahan perjuangan dalam kebijakan pembangunan daerah ke depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Lurah, tokoh masyarakat, serta warga Kelurahan Tinanggea yang antusias mengikuti jalannya reses. Setelah sambutan pembuka dari Lurah Tinanggea, kegiatan selanjutnya dipandu oleh Nilda, S.Pt, selaku pelaksana kegiatan.

Dalam penjelasannya, Nilda, S.Pt menyampaikan bahwa kegiatan reses merupakan salah satu bentuk tanggung jawab anggota DPRD untuk kembali ke daerah pemilihan dan mendengarkan secara langsung aspirasi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan dirangkum sebagai pokok-pokok pikiran DPRD untuk selanjutnya diusulkan dan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku.
Ia kemudian mempersilakan para tokoh masyarakat dan warga untuk menyampaikan aduan, masukan, serta usulan yang menjadi kebutuhan prioritas di wilayah masing-masing. Suasana dialog berlangsung terbuka dan partisipatif, mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap peran DPRD dalam memperjuangkan kesejahteraan warga.
Dalam sesi tanya jawab, sejumlah aspirasi penting berhasil dihimpun. Masyarakat mengusulkan bantuan pengadaan sumur bor sebanyak lima unit di Desa Akuni guna mengatasi keterbatasan akses air bersih. Selain itu, warga juga menyoroti persoalan layanan BPJS Kesehatan yang dinilai belum mendapat respons maksimal dari pemerintah, sehingga menyulitkan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan.

Aspirasi lainnya mencakup permintaan bantuan perahu sebanyak 10 unit untuk menunjang aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Warga juga menyampaikan kebutuhan bantuan seragam sekolah, dengan catatan perlunya peran aktif pendamping desa agar penerima bantuan non-tunai dapat tepat sasaran.
Di sektor pendidikan tinggi, masyarakat menyampaikan keluhan terkait besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa yang dinilai memberatkan. Selain itu, warga juga mengusulkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 20 unit sebagai upaya meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat kurang mampu.
Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat tersebut dicatat dan dirangkum sebagai hasil kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun 2026 Anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan Daerah Pemilihan I. Aspirasi ini selanjutnya akan menjadi bahan pembahasan dan perjuangan dalam proses perencanaan serta pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

“Apa yang menjadi aspirasi masyarakat hari ini, tentunya akan menjadi catatan saya untuk nantinya menjadi bahan pada saat pembahasan di DPRD, insyaallah kita perjuangkan,” ungkap Nilda.
Kegiatan reses berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Partisipasi aktif masyarakat menunjukkan tingginya harapan warga Tinanggea terhadap perhatian dan keberpihakan DPRD dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat. ADV





































