JAKARTA, SULTRACK.COM – Formasi kembali mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, segera memanggil dan memeriksa, serta menetapkan oknum anggota DPR RI Dapil Sultra inisial RB dalam kasus korupsi proyek Jalur Kereta Api dan Proyek Percepatan Pembangunan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Desakan itu disuarakan Forum Mahasiswa Anti Korupsi (Formasi), saat menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Merah Putih KPK RI, Rabu (14/1/2026).
Koordinator Lapangan (Koorlap) Formasi, Arnor Ibnu Rasyid mrngatakan, berdasarkan kajian internal bahwa RB diduga ikut terlibat dalam kasus suap proyek jalur kereta api dan proyek P3-TGAI.
“Kuat dugaan kami bahwa RB selaku anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara (Sultra) ini ikut terlibat dalam kasus korupsi dan suap pada proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api,” katanya.
Tidak hanya itu, menurut Arnor, selain korupsi jalur kereta api, RB juga diduga terlibat dalam kasus pungli pada proyek P3–TGAI, serta program beda rumah di Sultra.
“KPK mesti melihat secara kompleks dugaan keterlibatan RB dalam kasus-kasus korupsi yang menyeret namanya,” pintanya.
Pada kesempatan yang sama, Hendro Nilopo selaku penanggung jawab aksi juga menyampaikan hal yang sama. Ia menduga RB terlibat dalam kasus korupsi proyek jalur kereta api.
“Dari mencuatnya kasus ini, sudah bisa dilihat dengan jelas bahwa sangat kuat dugaan RB ikut terlibat menikmati hasil korupsi jalur kereta api tersebut,” bebernya.
Sementara terkait dugaan korupsi dan pungli pada kasus proyek P3-TGAI dan Beda Rumah di Sultra, Hendro mrnyampaikan sudah ada korban yang buka suara.
‘Korban sudah ada, baik itu pada kasus P3-TGAI maupun kasus Beda Rumah. Tinggal bagaimana KPK RI mengembangkan keterlibatan RB,” bebernya.
Terakhir pihaknya membeberkan, bahwa hampir seluruh proyek P3-TGAI khususnya di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), dikerjakan tidak sesuai dengan petunjuk teknis, serta kuat dugaan material yang digunakan tidak sesuai dengan SK Penunjukan.
“Seharusnya disini ada monitoring dari RB selaku perwakilan anggota DPR RI Komisi V. Namun faktanya meski proyek-proyek bermasalah tetapi tidak ada tindak lanjut,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, pihaknya berharap agar KPK RI segera memanggil dan memeriksa oknum anggota DPR RI Dapil Sultra inisial RB dan mengungkap dugaan keterlibatannya, dalam kasus-kasus korupsi yang telah disampaikan oleh pihaknya melalui aksi demonstrasi.
“Kami sudah menyampaikan aspirasi kami di depan gedung KPK RI, kiranya pihak KPK segera memanggil dan memeriksa RB,” tutupnya.
Editor: Redaksi

































