SULTRACK.COM — Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., secara resmi membuka kegiatan sosialisasi kebijakan hubungan industrial dan pemanfaatan Tenaga Kerja Asing (TKA) dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Jumat (10/4/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Konut ini berlangsung di Hotel D’Blitz Kendari dan diikuti sekitar 100 peserta. Peserta terdiri dari pimpinan perusahaan serta perwakilan Human Resources Development (HRD) dari berbagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Konut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini menjadi ruang konsolidasi strategis antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan tenaga kerja. Ia menilai sinergi tersebut penting untuk membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat, adil, dan produktif di Konut.
Lebih lanjut, Abuhaera menekankan sejumlah poin penting terkait pemanfaatan Tenaga Kerja Asing (TKA). Menurutnya, keberadaan TKA merupakan kebutuhan strategis, bukan pilihan bebas, yang hanya diperuntukkan bagi tenaga ahli dengan kompetensi tertentu yang belum tersedia di dalam negeri.
“Setiap penggunaan TKA harus diiringi dengan kewajiban transfer pengetahuan kepada tenaga kerja lokal, sehingga ada peningkatan kapasitas dan keahlian,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa kontribusi TKA terhadap daerah harus nyata. Salah satunya melalui mekanisme Dana Kompensasi Penggunaan TKA (DKP-TKA) serta instrumen lain yang dapat meningkatkan PAD.
“Tidak boleh ada perusahaan yang beroperasi tanpa kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan. Tidak boleh ada penggunaan TKA yang tidak transparan dan tidak tercatat, serta tidak boleh ada potensi penerimaan daerah yang hilang akibat lemahnya pengawasan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga menginstruksikan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk melakukan pendataan serta pengawasan TKA secara menyeluruh dan real time. Ia juga meminta seluruh perusahaan memastikan kepatuhan terhadap ketentuan DKP-TKA serta membangun sistem pengendalian yang terintegrasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Menutup sambutannya, Abuhaera menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mewujudkan daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
“Kita ingin Konawe Utara menjadi rumah bersama yang maju, sejahtera, dan berkeadilan. Hal itu hanya bisa terwujud jika investasi berjalan, tenaga kerja terlindungi, dan daerah memperoleh manfaat yang optimal,” pungkasnya.
Reporter: Hariadi













