SULTRACK.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) melalui peningkatan kualitas birokrasi. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni menggelar Workshop Penyusunan Analisis Jabatan (Anjab), Analisis Beban Kerja (ABK), Evaluasi Kelembagaan, dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Bagian Organisasi Sekretariat Daerah (Setda) Konsel ini berlangsung di salah satu hotel Kendari pada 22 hingga 23 April 2026, dan dibuka secara resmi oleh Sekda Konsel, H. Ichsan Porosi, ST., M.TP.
Dalam sambutannya, Sekda Ichsan Porosi menegaskan bahwa workshop tersebut merupakan langkah penting dalam merespons dinamika regulasi pemerintah pusat, khususnya terkait penataan birokrasi dan kelembagaan.
Ia merujuk pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) Nomor 11 Tahun 2024 tentang Nomenklatur Jabatan Pelaksana, serta regulasi mengenai evaluasi kelembagaan dan tata cara persetujuan TPP dari Kementerian Dalam Negeri.
“Penyusunan Anjab dan ABK bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kewajiban bagi seluruh ASN maupun PPPK sebagai bagian dari penataan birokrasi yang benar. Kita harus memastikan setiap posisi dan beban kerja terukur secara akurat,” tegas Ichsan.
Menurutnya, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus proaktif melakukan evaluasi kelembagaan, terutama dalam memperbarui tipologi kelas OPD. Hal ini dinilai penting mengingat adanya potensi perubahan struktur organisasi akibat bertambahnya kementerian baru di tingkat pusat.
Selain itu, Ichsan juga menyoroti aspek teknis pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN. Ia meminta seluruh instansi memahami prosedur pembayaran secara cermat agar tidak menimbulkan persoalan administrasi di kemudian hari.
“Saya instruksikan kepada setiap OPD untuk mencermati tata cara pembayaran TPP agar akuntabel dan tidak menjadi temuan pemeriksaan oleh instansi berwenang di tahun mendatang,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta workshop dapat mengikuti kegiatan secara aktif selama dua hari pelaksanaan, sehingga hasilnya dapat menjadi fondasi kuat dalam pemetaan pegawai yang tepat fungsi, tepat beban kerja, dan tepat sasaran.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Workshop Penyusunan Anjab, ABK, Evaluasi Kelembagaan, dan TPP ini resmi saya nyatakan dibuka. Semoga tujuan besar kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dapat tercapai,” pungkasnya.
Workshop ini dihadiri oleh jajaran pimpinan OPD, pejabat administrator, serta para pengelola kepegawaian dari seluruh satuan kerja di lingkungan Pemda Konsel.
Editor: Redaksi














