• Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami
Minggu, Mei 17 2026
Sultrack.com
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H resmi jabat Kapolda Sultra

    Brigjen Himawan Bayu Aji Resmi Jadi Kapolda Sultra, Ini Rekam Jejaknya

    Warga Konut saat demo di Kantor PLN UP3 Kendari

    Strom Tidak Stabil Rusak Peralatan Elektronik, Warga Konut Geruduk Kantor PLN UP3 Kendari

    Bupati Konawe saat meninjau posko banjir di Desa Dawi-Dawi, sekaligus menyerahkan bantuan

    Serahkan Bantuan Banjir di Wonggeduku, Bupati Konawe Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

    Rich Club Kendari

    Live DJ di Rich Club Kendari Disorot, Izin Usaha Diduga Tidak Sesuai KBLI

    Bupati Konawe, Yusran Akbar usai menandatangani MoU dengan PT TASPEN

    Pemkab Konawe Gandeng PT TASPEN, Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan ASN

    Air Terjun Moramo, Kabupaten Konawe Selatan

    Air Terjun Moramo Masuk 10 Besar API Awards 2026, Pemda Konsel Ajak Masyarakat Beri Dukungan

    Mantan Gubernur Sultra, Nur Alam

    Nur Alam Soroti Kompetensi Dirut Bank Sultra, Minta OJK Perketat Pengawasan

    THM Exodus Kendari

    Ampuh Sultra Desak Pemkot Kendari Cabut Izin THM Exodus Usai Dugaan Penganiayaan

    Rakor Pencegahan Korupsi Bidang Pertanahan dan Aset BMD di Kantor Gubernur Sultra

    Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi, Bupati Konsel Siap Tertibkan Aset Pemda

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H resmi jabat Kapolda Sultra

    Brigjen Himawan Bayu Aji Resmi Jadi Kapolda Sultra, Ini Rekam Jejaknya

    Warga Konut saat demo di Kantor PLN UP3 Kendari

    Strom Tidak Stabil Rusak Peralatan Elektronik, Warga Konut Geruduk Kantor PLN UP3 Kendari

    Bupati Konawe saat meninjau posko banjir di Desa Dawi-Dawi, sekaligus menyerahkan bantuan

    Serahkan Bantuan Banjir di Wonggeduku, Bupati Konawe Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem

    Rich Club Kendari

    Live DJ di Rich Club Kendari Disorot, Izin Usaha Diduga Tidak Sesuai KBLI

    Bupati Konawe, Yusran Akbar usai menandatangani MoU dengan PT TASPEN

    Pemkab Konawe Gandeng PT TASPEN, Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan ASN

    Air Terjun Moramo, Kabupaten Konawe Selatan

    Air Terjun Moramo Masuk 10 Besar API Awards 2026, Pemda Konsel Ajak Masyarakat Beri Dukungan

    Mantan Gubernur Sultra, Nur Alam

    Nur Alam Soroti Kompetensi Dirut Bank Sultra, Minta OJK Perketat Pengawasan

    THM Exodus Kendari

    Ampuh Sultra Desak Pemkot Kendari Cabut Izin THM Exodus Usai Dugaan Penganiayaan

    Rakor Pencegahan Korupsi Bidang Pertanahan dan Aset BMD di Kantor Gubernur Sultra

    Hadiri Rakor Pencegahan Korupsi, Bupati Konsel Siap Tertibkan Aset Pemda

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Sultrack.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap Pada Kebaikan Negara Lain

Sultrack News by Sultrack News
17 Mei 2026
0 0
A A
0
Teguh Santosa

Teguh Santosa

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SULTRACK.COM – Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, memaparkan analisisnya tentang dinamika kepemimpinan nasional di hadapan puluhan content creator dalam workshop yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 16 Mei 2026.

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa setiap era memiliki tantangan yang unik. Karenanya kebijakan yang diambil pemimpin pada suatu era tidak bisa disamaratakan dengan pemimpin pada era yang lain.

“Setiap masa memiliki tantangan yang berbeda. Pemimpin pada setiap masa itu pun mengambil kebijakan yang berbeda yang intinya adalah agar Indonesia bisa tetap survived di tengah pergolakan dunia,” ujar Teguh membuka sesi.

Ia membandingkan empat sosok pemimpin Indonesia pada masa yang berbeda, Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, dan Prabowo Subianto. Menurutnya, masing-masing dihadapkan pada persoalan global dan domestik dengan ciri serta kekhasan tersendiri yang membentuk gaya kebijakan mereka.

Di era Soekarno, tantangannya adalah menjaga kemerdekaan politik di tengah perang dingin dan dekolonisasi. Soeharto menghadapi tekanan stabilitas ekonomi dan integrasi nasional pasca 1965. Habibie harus menyelamatkan ekonomi di tengah krisis moneter dan transisi demokrasi.

“Masuk ke era Prabowo, tantangannya berubah lagi. Dalam beberapa bulan pertama 2026 saja kita sudah menyaksikan runtuhnya sistem internasional oleh pertikaian yang melibatkan superpower,” kata Teguh yang juga Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

Ia menjelaskan, runtuhnya tatanan multilateral yang sebelumnya dianggap mapan membuat Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada jaminan keamanan dan ekonomi dari luar. Situasi ini memaksa kebijakan luar negeri dan dalam negeri diarahkan pada konsolidasi internal.

Karena itu, menurut Teguh, kebijakan Prabowo diarahkan pada upaya memperkuat ketahanan nasional di berbagai bidang, ekonomi, politik, teknologi, dan sebagainya. Fokusnya bukan ekspansi, melainkan penguatan fondasi.

Teguh menyebut pendekatan ini sebagai prinsip inclusive security. “Indonesia tidak bisa mengandalkan keamanannya pada pihak lain, baik negara tetangga maupun sistem internasional itu sendiri. Keamanan inklusif artinya kita membangun kemampuan bertahan dari dalam, kita bertanggung jawab pada keamanan kita,” tegasnya.

Dalam kerangka itu, program-program seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, sekolah rakyat, dan hilirisasi industri diletakkan sebagai langkah strategis. “Ini bukan sekadar program sosial. Ini kebutuhan memperkuat fondasi dan kuda-kuda bangsa agar tidak goyah ketika badai datang,” jelasnya.

Ia membandingkan kebijakan tersebut dengan pengalaman China dalam beberapa dekade terakhir. Menurutnya, di awal era 2000an Beijing berhasil melakukan industrialisasi dan hilirisasi secara masif untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok asing.

“Prabowo pun melihat Indonesia harus melakukan hal itu. Tanpa hilirisasi, kita akan terus jadi pengekspor bahan mentah dan pengimpor barang jadi. Posisi itu membuat kita rentan secara struktural,” ujar Teguh.

Untuk memperkuat analisisnya, ia mengutip pandangan pemikir realisme politik. Ia merujuk pada Hans Morgenthau yang menyatakan bahwa politik internasional adalah perjuangan kekuasaan, dan negara yang tidak mampu menjaga kekuatannya sendiri akan tersingkir.

“Morgenthau mengingatkan bahwa moralitas universal tidak bisa menggantikan kepentingan nasional. Negara harus mengurus dirinya sendiri terlebih dulu,” masih kata Teguh.

Ia juga merujuk pada Kenneth Waltz, bapak realisme struktural, yang menekankan bahwa struktur sistem internasional anarkis memaksa negara untuk melakukan self-help. “Waltz bilang, di sistem tanpa otoritas pusat, negara tidak bisa berharap pada kebaikan negara lain. Yang bisa diandalkan hanya kemampuan sendiri,” ujarnya.

Teguh menilai kebijakan ketahanan nasional era Prabowo sejalan dengan logika itu. Ketika sistem internasional tidak lagi mampu menyediakan kepastian, maka jawaban rasional adalah memperkuat kapasitas domestik di sektor pangan, energi, teknologi, dan pertahanan.

Menutup paparannya, ia mengajak para content creator untuk memahami konteks geopolitik di balik kebijakan publik.

“Narasi yang kalian bangun harus berbasis pemahaman bahwa Indonesia sedang menata ulang posisinya. Bukan sekadar mengikuti arus, tapi menciptakan arus sendiri,” tutupnya.

Editor: Redaksi

Tags: IndonesiaTeguh Santosa
ShareTweetSend
Previous Post

Kapolres Konawe Disorot Terkait Dugaan Pungli Kasus BBM Ilegal, Kapolri Diminta Turun Tangan

Next Post

Kasus Tabrak Lari di Pasar Baru Belum Terkuak, Keluarga Pertanyakan Keseriusan Polisi

Berita Terkait

Teguh Santosa

Bahas Ideologi Pembangunan Prabowo, Teguh Santosa: Partisipasi Diperlukan Untuk Atasi Stagnasi Ekonomi

12 Mei 2026
Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. Teguh Santosa

Peran Strategis Media Siber, JMSI Ajak Kolaborasi Majukan Pendidikan

3 Mei 2026
Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat menyerahkan Usulan Pandangan dan Pendapat Dewan Pers terhadap Perubahan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta  kepada Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Atgas saat acara Diskusi RUU Hak Cipta Dewan Pers di Hall Dewan Pers, Jakarta

Karya Jurnalistik Harus Dilindungi, Dewan Pers Serahkan Masukan ke Pemerintah

24 April 2026

Operasi Wirawaspada 2026, Kemenimipas Berhasil Jaring Ratusan WNA Bermasalah

JMSI Lampung Terbentuk, Dorong Ekosistem Media Inovatif dan Berintegritas

Ketua Umum JMSI Minta Polri Usut Dalang Serangan Air Keras terhadap Andrie Yunus

Next Post
Laode Tondu meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas pada Minggu dini hari, 26 April 2026 sekitar pukul 03.40 WITA, di Jalan MT Haryono tepatnya di perempatan lampu merah Pasar Baru, Kendari

Kasus Tabrak Lari di Pasar Baru Belum Terkuak, Keluarga Pertanyakan Keseriusan Polisi

Brigjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H resmi jabat Kapolda Sultra

Brigjen Himawan Bayu Aji Resmi Jadi Kapolda Sultra, Ini Rekam Jejaknya

Leave Comment
Sultrack.com

Ikuti berita terbaru dari berbagai
sudut pandang yang menarik.
Update Beritamu Disini!

Hubungi Kami » 0823-4458-2658

Advertorial

Bupati Konawe Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 Untuk Gubernur Sultra

Musrenbang Kolono Timur Disorot, DPRD Minta Bupati Konsel Ganti Kepala OPD Yang Absen

Ketua DPRD Konsel Pimpin Musrenbang Kolono, Usulan Disampaikan Terbuka dan Terarah

Berita Nasional

Teguh Santosa

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap Pada Kebaikan Negara Lain

17 Mei 2026

Bahas Ideologi Pembangunan Prabowo, Teguh Santosa: Partisipasi Diperlukan Untuk Atasi Stagnasi Ekonomi

12 Mei 2026

Trending

#Sultra, #Headline, #KotaKendari, #PolrestaKendari, #KKP_Kendari, #PoldaSultra, #KonaweUtara, #Kolaka.

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤