SULTRACK.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bersama DPRD Konsel menyepakati Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPAS-P) Tahun Anggaran 2026.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan dalam Rapat Paripurna DPRD Konsel yang digelar di Kendari, Minggu (6/9/2026).
Rapat paripurna dipimpin jajaran pimpinan DPRD Konsel dan dihadiri Forkopimda, anggota DPRD, Sekretaris Daerah, para pejabat pimpinan tinggi pratama, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkab Konsel.
Wakil Bupati Konsel, H. Wahyu Ade Pratama Imran, S.H., yang mewakili Bupati Konsel menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang telah mengikuti rangkaian pembahasan.
“Melalui proses pembahasan dan pertimbangan berbagai pandangan masukan DPRD, kita sampai pada titik di mana Pemerintah Daerah dan DPRD memiliki kesepahaman terhadap arah kebijakan KUPA dan PPAS Perubahan TA 2026. Dokumen ini selanjutnya menjadi pedoman dalam penyusunan RKA Perubahan dan Rancangan Perubahan APBD,” kata Wahyu dalam pidatonya.
APBD Konsel Naik Rp 72,53 Miliar
Dalam kesepakatan tersebut, total APBD Kabupaten Konawe Selatan setelah perubahan 2026 ditetapkan sebesar Rp 1,61 triliun.
Angka tersebut meningkat sekitar Rp 72,53 miliar dibandingkan APBD murni sebelum perubahan.
Sementara itu, belanja daerah setelah perubahan disepakati sebesar Rp 1,54 triliun, atau naik Rp 44,53 miliar atau sekitar 2,98 persen dari sebelumnya Rp 1,49 triliun.
Pemkab Konsel menyebut perubahan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat sejumlah program prioritas pembangunan daerah.
Lima Prioritas Perubahan APBD
Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam perubahan anggaran 2026. Pertama, pendidikan, kesehatan, dan pelayanan dasar.
Pemkab Konsel memprioritaskan peningkatan kualitas layanan, pemenuhan tenaga, sarana dan prasarana, serta kemudahan akses masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki tantangan geografis.
Kedua, pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah. Belanja modal diarahkan secara selektif untuk pembangunan infrastruktur yang dinilai memberikan manfaat langsung dan memiliki tingkat urgensi tinggi bagi masyarakat.
Ketiga, pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi. Program diarahkan pada pemberdayaan masyarakat melalui sektor pertanian, perkebunan, perikanan, UMKM, serta pengembangan potensi desa.
Keempat, pengelolaan pembiayaan dan investasi daerah. Pemkab Konsel mengalokasikan penyertaan modal daerah sebesar Rp 28 miliar kepada Bank Sultra sebagai investasi daerah untuk memperkuat penerimaan daerah.
Selain itu, terdapat alokasi perencanaan kegiatan sebesar Rp 2,2 miliar.
Kelima, kepastian kesejahteraan PPPK paruh waktu. Pemkab Konsel menyatakan akan mengawal kepastian status, keberlanjutan pengabdian, serta kesejahteraan PPPK paruh waktu sesuai regulasi dan kemampuan fiskal daerah.
DPRD Minta OPD Efisien
Kesepakatan KUPA dan PPAS-P 2026 tersebut merupakan hasil pembahasan intensif antara DPRD dan Pemkab Konsel.
Sehari sebelumnya, Sabtu (5/9/2026), DPRD Konsel menggelar rapat pembahasan di Hotel Fortune Front One Kendari. Rapat tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Konsel, Hamrin, S.Kom., M.AP.
Pembahasan melibatkan seluruh kepala OPD, Direktur RSUD, serta para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Konsel.
Hamrin menekankan pentingnya sinergi dan efisiensi dalam penyusunan anggaran perubahan.
“Pembahasan KUA-PPAS Perubahan TA 2026 ini merupakan langkah krusial dalam menyelaraskan program prioritas pembangunan daerah. Kami berharap seluruh OPD dapat mengikuti proses pembahasan ini secara optimal demi terciptanya tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan tepat sasaran,” ujar Hamrin.
Setelah nota kesepakatan ditandatangani, seluruh perangkat daerah diimbau menjaga konsistensi antara perencanaan, penganggaran, pelaksanaan hingga pengawasan.
Hal tersebut dinilai penting agar anggaran perubahan dapat benar-benar mendukung pembangunan Konawe Selatan yang SETARA, berkelanjutan dan berkeadilan.
Editor: Redaksi













