• Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami
Selasa, Juni 23 2026
Sultrack.com
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Informasi seputar penyelenggaraan PKPA dan UKDPA 2026 oleh KAI Sultra

    Lulusan Hukum Bisa Daftar, KAI Sultra Buka PKPA dan UKDPA Tahun 2026

    Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan di Lapas Kelas IIA Kendari oleh Kanwil Ditjenpas Sultra

    Dua Handphone Disita Dari Kamar Hunian WBP, Kanwil Ditjenpas Sultra Perketat Pengawasan

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Konsel melakukan penanaman pohon

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Konsel Perkuat Gerakan Pelestarian Alam

    Pemegang saham mayoritas PT BBDM, Umar Samiun

    Umar Samiun Beberkan Sejarah PT BBDM dan Bantah Klaim Kepemilikan Saham Pihak Lain

    Rakor peningkatan kapasitas pengurus koperasi se Konsel

    Pemkab Konsel Fokus Tingkatkan Kapasitas Pengurus Koperasi Lewat Rakor

    Massa saat membongkar portal Jetty PT PMS

    Ratusan Massa Bongkar Portal Jetty PT PMS di Kolaka, Tuntut Akses Ekonomi Warga Dipulihkan

    Koordinator AKAR-SULTRA, Eko Rama

    AKAR Desak Penyelesaian Sengketa Proyek KNMP Butur, Jangan Abaikan Hak Vendor

    Koordinator AKAR-SULTRA, Eko Rama meminta Menteri ESDM tak terbitkan RKAB PT Tiran

    Menteri ESDM Diminta Tak Terbitkan RKAB PT Tiran Sebelum Wujudkan Janji Bangun Smelter

    Festival Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kecamatan Landono dan dihadiri Bupati Irham Kalenggo

    Festival Muharram 1448, Bupati Konsel Ajak Warga Maknai Semangat Hijrah

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Informasi seputar penyelenggaraan PKPA dan UKDPA 2026 oleh KAI Sultra

    Lulusan Hukum Bisa Daftar, KAI Sultra Buka PKPA dan UKDPA Tahun 2026

    Kegiatan pengawasan dan pemeriksaan di Lapas Kelas IIA Kendari oleh Kanwil Ditjenpas Sultra

    Dua Handphone Disita Dari Kamar Hunian WBP, Kanwil Ditjenpas Sultra Perketat Pengawasan

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Konsel melakukan penanaman pohon

    Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Konsel Perkuat Gerakan Pelestarian Alam

    Pemegang saham mayoritas PT BBDM, Umar Samiun

    Umar Samiun Beberkan Sejarah PT BBDM dan Bantah Klaim Kepemilikan Saham Pihak Lain

    Rakor peningkatan kapasitas pengurus koperasi se Konsel

    Pemkab Konsel Fokus Tingkatkan Kapasitas Pengurus Koperasi Lewat Rakor

    Massa saat membongkar portal Jetty PT PMS

    Ratusan Massa Bongkar Portal Jetty PT PMS di Kolaka, Tuntut Akses Ekonomi Warga Dipulihkan

    Koordinator AKAR-SULTRA, Eko Rama

    AKAR Desak Penyelesaian Sengketa Proyek KNMP Butur, Jangan Abaikan Hak Vendor

    Koordinator AKAR-SULTRA, Eko Rama meminta Menteri ESDM tak terbitkan RKAB PT Tiran

    Menteri ESDM Diminta Tak Terbitkan RKAB PT Tiran Sebelum Wujudkan Janji Bangun Smelter

    Festival Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kecamatan Landono dan dihadiri Bupati Irham Kalenggo

    Festival Muharram 1448, Bupati Konsel Ajak Warga Maknai Semangat Hijrah

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Sultrack.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
Home Nasional

JMSI Gelar Mahkamah Intelektual, Buku Adhie Massardi Jadi Sorotan Para Tokoh Nasional

Sultrack News by Sultrack News
23 Juni 2026
0 0
A A
0
JMSI Gelar Mahkamah Intelektual, Buku Adhie Massardi Jadi Sorotan Para Tokoh Nasional
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

SULTRACK.COM — Sebuah forum yang tak biasa digelar di Hall Dewan Pers hari Senin, 22 Juni 2026, bertepatan dengan ulang tahun ke-499 DKI Jakarta. Forum yang difasilitasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) itu diberi nama: Mahkamah Intelektual.

Forum ini tidak hanya mengadili isi sebuah buku berjudul “Peradaban Not Just Civilization”, namun juga pikiran-pikiran sang penulis buku, Adhie M. Massardi, yang selama ini dikenal sebaga juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Dibuka Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Mahkamah Intelektual atau pembedahan isi buku dipimpin atau dimoderatori wartawan senior Hersubeno Arief dengan tiga pembahas yakni Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) yang juga mantan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudi Latif, dan budayawan yang pernah menjabat sebagai pemimpin LKBN Antara, Mohammad Sobari.

Hadir dalam Mahkamah Intelektual itu sejumlah tokoh seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang kini memimpin Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu, peneliti politik Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Siti Zuhro, juga mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.

Saat memberikan pengantar, Adhie menjelaskan buku terbarunya ditulis berdasarkan kesadaran tentang arah pembangunan nasional, yakni visi Indonesia Emas 2045.

“Saya menulis deskripsi soal peradaban untuk dasar bagaimana menjadikan manusia emas Indonesia. Saya bikin lah, saya kontemplasi bahan-bahannya, dan akhirnya jadi,” ujar dia.

Adhie mengatakan, gagasan menulis buku ini berawal saat dirinya diajak Sekretaris Jenderal Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yosef Sampurna Nggarang yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri HAM, untuk berdiskusi dengan Menteri HAM Natalius Pigai tentang substansi visi Indonesia Emas 2045. Adhie sendiri kini membantu Pigai sebagai Tenaga Ahli Menteri bidang Kebudayaan.

“Karena bangsa ini memang belum pernah melahirkan manusia yang berhati emas dan kemuliaan emas. Terutama para pimpinannya,” tuturnya.

Sebagai salah satu contoh, Adhie menyebutkan satu peristiwa terbaru yang menurutnya gambaran tentang perlunya merekonstruksi Indonesia Emas, yaitu soal hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.

“Contoh, misalnya kemarin bagaimana cara menangkap orang yang berbeda pendapat, Roy Suryo dan dr. Tifa. Harusnya bangsa menghormati warga negaranya. Kalau bangsanya menghormati warga negaranya, dunia internasional juga akan menghormati kita,” urainya.

“Sebaliknya, kalau kita sendiri, pimpinan-pimpinan yang tidak menghormati rakyatnya, apalagi bangsa lain. Nah kemudian saya menulis soal peradaban, untuk dasar bagaimana menjadikan manusia emas Indonesia,” sambung Adhie.

Selain itu, Kompas yang menerbitkan buku sempat mempertanyakan kualitas buku karena tidak memasukkan banyak referensi tekstual. Adhie mengatakan, isi buku ini merupakan hasil kontemplasi dari realitas yang ada saat ini.

“Menurut saya, di republik ini masih banyak orang berpikir seperti orang melihat referensi-referensi, tidak kontemplasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Adhie menyatakan bahwa kontemplasinya bermula dari esensialitas Peradaban yang dibentuk berdasarkan budaya yang berkembang di masyarakat. Termasuk, tentang artificial intelligence atau akal imitasi (AI) yang turut diperhatikan pemuka agama seperti Paus Leo XIV.

Menurut hemat Adhie, AI yang berkembang saat ini menjadi produk peradaban yang potensi tidak sesuai semangat penciptaannya, karena tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Kebudayaan itu adalah produk untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Jadi semua produk peradaban, semua produk kebudayaan intinya adalah untuk itu. AI antara lain untuk itu. Kita menciptakan itu, kemudian kita minta bantuan. Kita kan perlu lebih tinggi dari AI-nya,” jelasnya.

Oleh karenanya, Adhie memandang persoalan-persoalan yang ada di Republik ini harus dibuka seluas-luasnya dalam ruang yang terbuka, supaya tercipta kebudayaan yang membentuk peradaban baru dalam rangka pembangunan nasional.

Adhie mengusulkan satu gagasan teknis untuk merealisasikan pembentukan peradaban yang melahirkan generasi-generasi emas untuk Indonesia mendatang.

“Jadi hari ini kita memulai Peradaban baru dengan keterbukaan, dengan mulai mempertengkarkan gagasan-gagasan. Karena itu saya mengajukan gagasan Mahkamah Intelektual. Jadi tidak boleh lagi ada pikiran atau gagasan yang dikubur tanpa suara oleh kekuasaan,” ungkapnya.

“Tapi juga sebaliknya, tidak boleh ada gagasan yang tidak dibicarakan oleh orang banyak tidak diperdebatkan, gagasan yang tentu menjadi kebijakan pemerintah,” demikian Adhie menambahkan.

Editor: Redaksi

Tags: Adhie MassardiBukuJMSIMahkamah Intelektual
ShareTweetSend
Previous Post

Lulusan Hukum Bisa Daftar, KAI Sultra Buka PKPA dan UKDPA Tahun 2026

Berita Terkait

Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela bersama Ketua Umum Purna Jambore Nasional 1991 Teguh Santosa pada Rakernas PJ91

Rakernas PJ91, Wagub Lampung Apresiasi Soliditas Purna Jambore Nasional 1991

20 Juni 2026
Ketua Perhimpunan Persahabatan, Teguh Santosa (kanan)

Teguh Santosa Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut Yang Baru

11 Juni 2026
Bayu Surya ditetapkan sebagai Ketua JMSI Kaltim melalui rapat pengurus

Bayu Surya Gandamana Resmi Pimpin JMSI Kaltim Periode 2026–2031

8 Juni 2026

Indonesia Kutuk Serangan Israel ke Global Sumud Flotilla, 9 WNI Ikut Ditahan

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap Pada Kebaikan Negara Lain

Bahas Ideologi Pembangunan Prabowo, Teguh Santosa: Partisipasi Diperlukan Untuk Atasi Stagnasi Ekonomi

Leave Comment
Sultrack.com

Ikuti berita terbaru dari berbagai
sudut pandang yang menarik.
Update Beritamu Disini!

Hubungi Kami » 0823-4458-2658

Advertorial

Bupati Konawe Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 Untuk Gubernur Sultra

Musrenbang Kolono Timur Disorot, DPRD Minta Bupati Konsel Ganti Kepala OPD Yang Absen

Ketua DPRD Konsel Pimpin Musrenbang Kolono, Usulan Disampaikan Terbuka dan Terarah

Berita Nasional

JMSI Gelar Mahkamah Intelektual, Buku Adhie Massardi Jadi Sorotan Para Tokoh Nasional

JMSI Gelar Mahkamah Intelektual, Buku Adhie Massardi Jadi Sorotan Para Tokoh Nasional

23 Juni 2026

Rakernas PJ91, Wagub Lampung Apresiasi Soliditas Purna Jambore Nasional 1991

20 Juni 2026

Trending

#Sultra, #Headline, #KotaKendari, #PolrestaKendari, #KKP_Kendari, #PoldaSultra, #KonaweUtara, #Kolaka.

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤