SULTRACK.COM – Ketua Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Republik Rakyat Demokratik (RRD) Korea, Teguh Santosa, menyambut positif kehadiran Duta Besar RRD Korea untuk Indonesia yang baru, Hong Kwang Il. Menurutnya, penugasan diplomat senior tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Korea Utara yang telah terjalin sejak era Soekarno dan Kim Il Sung.
Teguh menilai, pengalaman Hong Kwang Il yang pernah beberapa kali bertugas di Jakarta menjadi modal strategis dalam menjalankan misi diplomatiknya. Selain memahami dinamika Indonesia, Hong juga diketahui mampu berbahasa Indonesia dengan baik sehingga dinilai dapat memperlancar komunikasi dan mempercepat realisasi berbagai bentuk kerja sama antara kedua negara.
“Pemahaman terhadap bahasa dan budaya Indonesia menjadi nilai tambah yang sangat penting. Ini dapat memperkuat komunikasi dan membuka lebih banyak peluang kolaborasi yang konkret,” ujar Teguh.
Menurutnya, pernyataan yang disampaikan Dubes Hong menunjukkan adanya komitmen kuat dari pemerintah Korea Utara untuk memperluas kerja sama dengan Indonesia di berbagai sektor strategis.
Salah satu peluang yang dinilai menjanjikan adalah keterlibatan Indonesia dalam Program Pembangunan Kawasan 10×20 yang tengah dijalankan pemerintahan Kim Jong Un di Pyongyang.
Program tersebut merupakan proyek pembangunan berskala besar yang menargetkan pembangunan 20 kota modern di berbagai wilayah Korea Utara dalam kurun waktu satu tahun dan dilaksanakan secara berkelanjutan selama 10 tahun ke depan.
“Ini merupakan proyek skala besar yang tentu memerlukan dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk para pelaku usaha dari Indonesia yang memiliki kapabilitas di bidang konstruksi, material, maupun pasokan komoditas pendukung,” kata Teguh.
Teguh, yang telah belasan kali mengunjungi Korea Utara dan pernah menerima dua bintang penghargaan serta sertifikat Wartawan Kehormatan RRD Korea, meyakini bahwa proyek tersebut dapat menjadi peluang ekspansi baru bagi dunia usaha Indonesia.
Penugasan resmi Hong Kwang Il sebagai Duta Besar RRD Korea untuk Indonesia ditandai dengan penyerahan surat kepercayaan (credentials) kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, di Istana Merdeka, Selasa (9/6/2026). Usai prosesi tersebut, Hong menegaskan komitmen pemerintahnya untuk memperluas hubungan bilateral dengan Indonesia.
“Pemerintah kami berkomitmen penuh untuk memperluas cakupan kerja sama bilateral dengan Indonesia di berbagai sektor strategis demi kemakmuran bersama,” ujar Hong.
Teguh menilai pertemuan antara Dubes Hong dan Presiden Prabowo menjadi sinyal positif bagi masa depan hubungan kedua negara. Perhimpunan Persahabatan Indonesia-RRD Korea, lanjutnya, siap memfasilitasi dialog antara pemerintah, sektor swasta, dan berbagai pemangku kepentingan guna mendorong lahirnya kerja sama yang lebih konkret.
Ia berharap hubungan diplomatik yang selama ini dibangun atas dasar sejarah persahabatan dapat berkembang menjadi kemitraan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.
“Hubungan Indonesia dan Korea Utara tidak hanya perlu dikenang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga harus mampu berkembang menjadi kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan di masa depan,” pungkasnya.
Editor: Redaksi














