• Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami
Kamis, Juni 18 2026
Sultrack.com
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Festival Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kecamatan Landono dan dihadiri Bupati Irham Kalenggo

    Festival Muharram 1448, Bupati Konsel Ajak Warga Maknai Semangat Hijrah

    Pencanangan Sensus Ekonomi 2025 melalui Apel Gabungan yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sultra

    BPS Sultra Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Sebar 2.600 Petugas Pendataan

    Pelantikan Bunda PAUD, Pengukuhan Ketua TP PKK, serta Pengukuhan Bunda Literasi tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa se Konsel periode 2026–2030

    Irham Kalenggo: Bunda PAUD dan Literasi Jadi Pilar Wujudkan Konsel Setara

    Pembukaan turnamen catur terbuka oleh PERCASI Konsel

    PERCASI Konsel Gelar Turnamen Catur Terbuka, Diikuti 13 Daerah di Sultra

    Bupati Konawe, Yusran Akbar saat melantik dan mengukuhkan 16 Pejabat Eselon II

    Bupati Konawe Lantik 16 Pejabat Eselon II, Berikut Daftar Nama dan Jabatannya

    Tamalaki Sultra saat menggelar konsolidasi akbar menyoroti kenaikan BBM dan RUU Polri

    Konsolidasi Akbar Tamalaki Sultra, Soroti Kenaikan BBM dan RUU Polri

    Bukti postingan anggota DPRD Kota Kendari dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Maulana Ali Saputra alias Icank di status WhatsApp

    KKJ Sultra Kecam Anggota DPRD Kendari Yang Sebut Berita KDRT Wali Kota Hoaks

    KSBSI saat audiensi dengan Pemkot Kendari terkait persoalan CV Indo Tamaya selaku penyedia jasa cleaning service

    Upah di Bawah UMK, KSBSI Desak Pemkot Putus Kerja Sama Dengan CV Indo Tamaya

    Peluncuran program makan gratis oleh GPIM di Konawe

    GPIM Luncurkan Program Makan Gratis, Warga Konawe Dapat Setiap Hari

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • All
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Buton
    • Buton Selatan
    • Buton Tengah
    • Buton Utara
    • Kendari
    • Kolaka
    • Kolaka Timur
    • Kolaka Utara
    • Konawe
    • Konawe Kepulauan
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Muna
    • Muna Barat
    • Wakatobi
    Festival Muharram 1448 Hijriah yang digelar di Kecamatan Landono dan dihadiri Bupati Irham Kalenggo

    Festival Muharram 1448, Bupati Konsel Ajak Warga Maknai Semangat Hijrah

    Pencanangan Sensus Ekonomi 2025 melalui Apel Gabungan yang digelar di Lapangan Kantor Gubernur Sultra

    BPS Sultra Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Sebar 2.600 Petugas Pendataan

    Pelantikan Bunda PAUD, Pengukuhan Ketua TP PKK, serta Pengukuhan Bunda Literasi tingkat Kecamatan dan Kelurahan/Desa se Konsel periode 2026–2030

    Irham Kalenggo: Bunda PAUD dan Literasi Jadi Pilar Wujudkan Konsel Setara

    Pembukaan turnamen catur terbuka oleh PERCASI Konsel

    PERCASI Konsel Gelar Turnamen Catur Terbuka, Diikuti 13 Daerah di Sultra

    Bupati Konawe, Yusran Akbar saat melantik dan mengukuhkan 16 Pejabat Eselon II

    Bupati Konawe Lantik 16 Pejabat Eselon II, Berikut Daftar Nama dan Jabatannya

    Tamalaki Sultra saat menggelar konsolidasi akbar menyoroti kenaikan BBM dan RUU Polri

    Konsolidasi Akbar Tamalaki Sultra, Soroti Kenaikan BBM dan RUU Polri

    Bukti postingan anggota DPRD Kota Kendari dari Fraksi Partai Golkar, Muhammad Maulana Ali Saputra alias Icank di status WhatsApp

    KKJ Sultra Kecam Anggota DPRD Kendari Yang Sebut Berita KDRT Wali Kota Hoaks

    KSBSI saat audiensi dengan Pemkot Kendari terkait persoalan CV Indo Tamaya selaku penyedia jasa cleaning service

    Upah di Bawah UMK, KSBSI Desak Pemkot Putus Kerja Sama Dengan CV Indo Tamaya

    Peluncuran program makan gratis oleh GPIM di Konawe

    GPIM Luncurkan Program Makan Gratis, Warga Konawe Dapat Setiap Hari

    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
No Result
View All Result
Sultrack.com
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini
Home Opini

Wakatobi dan Amanah Laut Yang Terluka

Sultrack News by Sultrack News
16 Juni 2025
0 0
A A
0
Asma Sulistiawati Pegiat Literasi

Asma Sulistiawati Pegiat Literasi

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Oleh: Asma Sulistiawati (Pegiat Literasi)

SULTRACK.COM – Wakatobi bukan hanya kebanggaan Sulawesi Tenggara. Ia adalah kebanggaan dunia. Gugusan karang, ikan-ikan warna-warni, dan laut sebening kaca menjadikan kawasan ini ibarat surga kecil yang jatuh ke bumi. Tapi hari ini, Wakatobi tengah terluka. Bukan karena badai atau gelombang tinggi, tapi karena tangan manusia sendiri.

Pada Jumat, 7 Juni 2025, masyarakat digegerkan oleh dugaan kerusakan terumbu karang di sekitar Pulau Sawa, Kecamatan Kaledupa. Kerusakan ini diduga akibat aktivitas kapal tongkang milik PT Wakatobi Dive Resort (WDR), yang melakukan bongkar muat material pembangunan. Hanya dalam hitungan jam, sebuah kawasan yang bertahun-tahun dijaga oleh alam dan masyarakat rusak oleh kesalahan prosedur yang seharusnya bisa dihindari.

Menanggapi hal ini, organisasi masyarakat Central Aspirasi dan Koordinasi Masyarakat Wakatobi (Cakrawa) menggelar konferensi pers pada Ahad, 9 Juni 2025, di Wangi-wangi. Dalam pernyataannya, mereka menuntut agar pihak berwenang menindak tegas kerusakan ini sesuai ketentuan hukum lingkungan hidup. (bursabisnis.id, 10 Juni 2025).

Karang Pondasi Kehidupan Laut Yang Rawan

Sebagai kawasan konservasi nasional dan Cagar Biosfer Dunia yang diakui UNESCO, Wakatobi memiliki lebih dari 750 jenis karang dari total 850 yang dikenal di dunia. Terumbu karang adalah pondasi kehidupan laut. Ia bukan sekadar pemandangan, tapi rumah bagi jutaan makhluk laut. Ketika karang rusak, maka seluruh mata rantai ekosistem bisa terganggu.

Kerusakan ini bukan hanya urusan ekologis, tapi juga berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat pesisir. Banyak nelayan dan pelaku wisata lokal bergantung pada kelestarian laut. Maka ketika kerusakan terjadi, yang terdampak bukan hanya alam, tapi juga kehidupan manusia.

Pembangunan Perlu, Tapi Tidak Boleh Merusak

Tidak ada yang menolak kemajuan. Masyarakat Wakatobi pun menginginkan pembangunan, infrastruktur, dan penghidupan yang lebih baik. Namun pembangunan seharusnya tidak menabrak batas. Apalagi bila menyangkut kawasan konservasi. Pertanyaan mendasarnya adalah bagaimana proses perizinan proyek seperti ini dilakukan? Apakah sudah benar-benar mempertimbangkan risiko ekologisnya?

Dalam banyak kasus, pembangunan wisata seringkali hanya mempertimbangkan daya tarik ekonomi. Laut dan alam menjadi daya jual, tapi tidak jarang juga menjadi korban. Logika investasi yang terlalu dominan dalam kebijakan publik membuat kepentingan lingkungan sering tersisih. Bahkan pengawasan terhadap dampak kerusakan pun sering lemah.

Sistem Yang Tidak Berpihak Pada Kelestarian

Jika ditelusuri lebih dalam, kasus seperti ini menunjukkan bahwa masalah utamanya bukan semata kelalaian teknis. Ini adalah cerminan dari sistem tata kelola yang menempatkan alam sebagai objek eksploitasi. Di sistem hari ini, keberlanjutan lingkungan seringkali menjadi nomor dua setelah keuntungan finansial.

Meski Indonesia memiliki berbagai regulasi lingkungan, seperti UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaksanaannya masih sering lemah. Banyak pelaku usaha yang tetap melanggar, dan hukuman yang dijatuhkan seringkali tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan.

Sistem ekonomi kapitalistik memang dirancang untuk mengejar keuntungan. Dalam sistem ini, lingkungan hidup hanya dinilai dari potensi profit yang bisa diambil. Jika tidak diubah secara menyeluruh, kasus seperti ini akan terus terulang di berbagai tempat.

Islam Menjaga Alam Sebagai Amanah

Islam menawarkan cara pandang yang berbeda terhadap alam. Dalam pandangan Islam, bumi dan seluruh isinya adalah ciptaan Allah yang dititipkan kepada manusia untuk dijaga, bukan dirusak.

“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi setelah (Allah) memperbaikinya.” (QS. Al-A’raf: 56)

Dalam sistem Islam, laut termasuk bagian dari kepemilikan umum. Ia tidak bisa dimiliki atau dikuasai oleh individu atau perusahaan. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Kaum Muslimin berserikat dalam tiga perkara: air, padang rumput, dan api.” (HR. Abu Dawud)

Artinya, laut seperti di Wakatobi adalah milik seluruh umat, bukan ruang bisnis segelintir korporasi. Negara dalam sistem Islam wajib memastikan bahwa pemanfaatan kawasan laut dilakukan dengan penuh kehati-hatian, dan demi maslahat seluruh rakyat, bukan keuntungan satu kelompok.

Selain itu, dalam sistem Islam, pemimpin bertanggung jawab secara langsung kepada rakyat dan kepada Allah. Ia wajib menerapkan kebijakan yang mencegah kerusakan, dan menjatuhkan sanksi tegas bagi pelanggar, demi menjaga amanah kekuasaan yang diembannya.

Harapan Untuk Wakatobi

Masyarakat Wakatobi tidak menuntut lebih. Mereka hanya ingin laut tetap biru, karang tetap utuh, dan hidup tetap tenang seperti dulu. Mereka ingin pembangunan yang menghargai alam, bukan mengorbankannya. Dan mereka ingin suara mereka didengar.

Sudah saatnya kita tidak hanya menyelesaikan persoalan ini dari permukaan. Kita perlu menyentuh akar masalahnya yaitu sistem yang mengatur hidup kita hari ini. Sistem yang sering mengorbankan lingkungan demi investasi. Dan sistem yang tidak mengenal prinsip “menjaga alam sebagai amanah dari Tuhan”.

Islam tidak hanya memberi petunjuk soal ibadah. Ia memberi panduan menyeluruh dalam mengelola alam, menjaga kehidupan, dan menata masyarakat. Dan kini saatnya kita kembali melihat Islam bukan hanya sebagai agama, tapi juga sebagai solusi bagi kehidupan, termasuk dalam menjaga laut Wakatobi tetap lestari. Wallahu’alam

Tags: Amanah LautOpiniSultraWakatobiYang Terluka
ShareTweetSend
Previous Post

Wakil Wali Kota Kendari Buka Turnamen Sepak Bola Tingkat Pelajar

Next Post

Dorong UMKM, Pemda Konsel Segera Operasikan Kembali Pusat Kuliner Andoolo

Berita Terkait

Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kota Kendari, Iswanto Sugiarto

BBM Naik, Apakah Upah Buruh Juga Naik?

16 Juni 2026
Ilustrasi

Aspal Buton dan Ironi Hilirisasi Nasional

11 Mei 2026
Dr. Teguh Santosa, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

5 Mei 2026

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Ada Apa Dengan Buton? Ketika Dendam dan Cemburu Tersulut, Nyawa Jadi Tumbal

Pemerintahan Adalah Proses Berkelanjutan, Bukan Ajang Klaim Pribadi

Next Post
Wabup Konsel, Wahyu Ade Pratama mengunjungi Pusat Kuliner Andoolo

Dorong UMKM, Pemda Konsel Segera Operasikan Kembali Pusat Kuliner Andoolo

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran

Wali Kota Apresiasi Masukan Fraksi DPRD Atas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2024

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran saat memimpin apel Hari Kesadaran Nasional yang dihadiri ASN Pemkot Kendari

Wali Kota Kendari Tegaskan ASN Wajib Loyal, Jika Tidak Mending Pensiun Dini

AMIN saat mengadukan dugaan pelanggaran PT TAS dan KSOP Kendari, diterima oleh Kasi Penkum Kejati Sultra, Rahman Morra

Diduga Rugikan Negara Ratusan Miliar, AMIN Adukan PT TAS dan KSOP di Kejati Sultra

Leave Comment
Sultrack.com

Ikuti berita terbaru dari berbagai
sudut pandang yang menarik.
Update Beritamu Disini!

Hubungi Kami » 0823-4458-2658

Advertorial

Bupati Konawe Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-63 Untuk Gubernur Sultra

Musrenbang Kolono Timur Disorot, DPRD Minta Bupati Konsel Ganti Kepala OPD Yang Absen

Ketua DPRD Konsel Pimpin Musrenbang Kolono, Usulan Disampaikan Terbuka dan Terarah

Berita Nasional

Ketua Perhimpunan Persahabatan, Teguh Santosa (kanan)

Teguh Santosa Sambut Baik Kehadiran Dubes Korut Yang Baru

11 Juni 2026

Bayu Surya Gandamana Resmi Pimpin JMSI Kaltim Periode 2026–2031

8 Juni 2026

Trending

#Sultra, #Headline, #KotaKendari, #PolrestaKendari, #KKP_Kendari, #PoldaSultra, #KonaweUtara, #Kolaka.

Ikuti Kami

  • Tim Redaksi
  • Hubungi Kami
  • Kemitraan
  • Tentang Kami

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Sultra
    • Kendari
    • Bau-Bau
    • Bombana
    • Konawe
    • Konawe Selatan
    • Konawe Utara
    • Konawe Kepulauan
    • Buton
    • Buton Utara
    • Buton Selatan
    • Muna
    • Muna Barat
    • Kolaka
    • Kolaka Utara
    • Kolaka Timur
    • Wakatobi
  • Pemkot Kendari
  • Ragam
  • Pendidikan
  • Hukum & Kriminal
  • Politik
  • Olahraga
  • Advetorial
  • Opini

© 2025 SultrackNews - Dibuat dengan hati ❤