SULTRACK.COM – Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus memperkuat transformasi tata kelola aparatur sipil negara (ASN) melalui penerapan manajemen talenta berbasis sistem merit.
Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, bersama Wakil Bupati Wahyu Ade Pratama Imran, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Rombongan turut didampingi Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konsel, Pujiono, serta Kepala Inspektorat Kabupaten Konawe Selatan.
Kedatangan pimpinan daerah tersebut diterima langsung Kepala BKN, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., bersama jajaran pimpinan tinggi madya dan pratama BKN di Ruang Data Gedung 1 Lantai 2.
Pertemuan tersebut merupakan agenda ekspose manajemen talenta Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan sebagai tahapan penting dalam memaparkan kesiapan infrastruktur, regulasi, serta peta jalan pembinaan karier ASN berdasarkan sistem merit.
Dalam pemaparannya, Irham Kalenggo menegaskan bahwa penerapan manajemen talenta menjadi langkah strategis untuk memastikan penempatan dan pengembangan pegawai dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai kompetensi.
Menurutnya, prinsip the right man on the right place menjadi landasan penting dalam membangun birokrasi yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Agenda Expose Manajemen Talenta yang kita laksanakan hari ini merupakan tahapan krusial dan formal dalam memaparkan kesiapan serta infrastruktur sistem pembinaan karier ASN berbasis Sistem Merit di Kabupaten Konawe Selatan. Hal ini tentunya bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan publik dan motivasi internal bahwa pengelolaan pegawai di lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dijalankan secara profesional,” ungkap Irham.
Ia menjelaskan, Pemkab Konsel telah menyiapkan regulasi pendukung, termasuk Peraturan Bupati sebagai landasan hukum penerapan manajemen talenta dan rencana suksesi jabatan di daerah.
Meski demikian, Irham mengakui transformasi birokrasi masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari budaya kerja, aspek teknis hingga penganggaran.
Karena itu, ia berharap BKN memberikan pendampingan dan arahan secara berkelanjutan agar implementasi kebijakan penataan karier ASN dapat berjalan konsisten dan akuntabel.
“Penerapan manajemen talenta merupakan langkah transformatif yang tidak mudah. Meski kami sudah memiliki niat dan komitmen yang kuat, kami selaku kepala daerah kerap berhadapan dengan berbagai tantangan dinamis di lapangan. Olehnya itu, kami akan selalu meminta arahan dan bimbingan dari BKN dalam mengatasi setiap persoalan tersebut kaitannya dalam hal pengelolaan kepegawaian di Kabupaten Konawe Selatan,” tambahnya.
Bupati juga menginstruksikan Kepala BKPSDM dan Inspektorat untuk mengawal proses pemetaan talenta ASN secara jujur, objektif, dan transparan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat integritas birokrasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja aparatur di lingkungan Pemkab Konsel.
Menanggapi pemaparan tersebut, Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh menyambut baik komitmen jajaran Pemkab Konawe Selatan dalam mengimplementasikan sistem merit dan manajemen talenta secara terintegrasi.
BKN juga menyatakan kesiapan untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola kepegawaian yang profesional, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Konsel, Pujiono, menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan ekspose tersebut. Ia menyebut progres pengelolaan kepegawaian Konawe Selatan mendapat perhatian positif dari BKN.
“Alhamdulillah, presentasi atau Ekspose Manajemen Talenta di BKN berjalan lancar. Terima kasih banyak kepada seluruh rekan-rekan yang sudah mensupport. Konawe Selatan sangat diapresiasi terkait disparitas data ASN yang sudah bergerak sangat signifikan, dan ini sesuai saran Kepala BKN agar terus ditingkatkan ke depannya,” ujar Pujiono.
Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan simulasi sistem manajemen talenta, penyerahan dokumen pendukung, serta pendalaman teknis bersama Deputi Bidang Pembinaan Manajemen Kepegawaian (PMK) dan Direktorat Jabatan ASN dan Pengembangan Karier BKN.
Melalui agenda ini, Pemkab Konawe Selatan menargetkan pengelolaan karier ASN semakin terukur, transparan, dan berbasis kompetensi sebagai bagian dari upaya mewujudkan birokrasi modern yang berintegritas.
Editor: Redaksi















